News

Bamsoet Minta Kemensos Lanjutkan Program Bansos Tunai Rp300 Ribu

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Kementerian Sosial untuk tetap melanjutkan program Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp300 ribu.


Bamsoet Minta Kemensos Lanjutkan Program Bansos Tunai Rp300 Ribu
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (DOK. HUMAS MPR RI)

AKURAT.CO, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta Kementerian Sosial (Kemensos RI) untuk tetap melanjutkan program Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp300 ribu.

Meskipun perekonomian Indonesia dinilai membaik. Namun dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian tidak serta merta langsung kembali pulih.

"Pertimbangkan kembali pemberian bantuan sosial tunai/BST sampai semakin baiknya perekonomian di tanah air," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (23/9/2021).

"Khususnya kepada masyarakat yang telah dirumahkan, mengalami kebangkrutan, dan juga pemutusan hubungan kerja (PHK)," sambungnya.

Menurut Bamsoet, Kemensos perlu menjelaskan dasar kebijakan penghapusan pemberian BST bagi masyarakat. Dikarenakan, lanjut Bamsoet, di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini masih banyak masyarakat yang membutuhkan dan merasakan manfaatnya.

"Masyarakat membutuhkan peran dan juga bantuan dari pemerintah. Sebagaimana disampaikan oleh Kementerian keuangan, bahwa pemberian bantuan sosial dari pemerintah dapat mengurangi dan mencegah semakin meningkatnya angka kemiskinan di tanah air," paparnya.

Selain itu, Bamsoet meminta Kemensos dan Kementerian Keuangan/Kemenkeu membahas dasar untuk tetap memberikan bantuan sosial serta mengimplementasikan program-program bantuan sosial diluar situasi darurat, mengingat penyaluran BST hanya diberikan pada saat pandemi dan situasi ekonomi darurat.

"Berikan jaminan kepastian dan komitmen agar masyarakat yang saat ini masih kesulitan ekonomi/keuangan tetap mendapatkan bantuan, khususnya bagi kaum lanjut usia, anak yatim atau piatu akibat Covid-19," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, BST Rp300 ribu yang ditujukan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 resmi dihapus terhitung September 2021.