News

Bamsoet Dorong Polri Tindak Tegas Lembaga Investasi Ilegal

Bamsoet Dorong Polri Tindak Tegas Lembaga Investasi Ilegal
Politisi Partai Golkar yang juga Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (AKURAT.CO/Yudi Permana)

AKURAT.CO, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan waspada terhadap produk investasi tanpa izin.

Politisi Golkar yang akrab disapa Bamsoet itu merasa waswas terkait produk investasi illegal yang hanya sebagai kedok penipuan dan telah merugikan masyarakat.

Pernyataan Bamsoet itu dalam rangka merespons atas temuan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi).

baca juga:

Berdasarkan temuan yang dilakukan hingga April ini terdapat sebanyak 72 entitas yang memasarkan produk investasi tanpa izin dan berpotensi merugikan masyarakat.

“Mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi melaporkan kepada pihak yang berwajib jika mengetahui informasi tentang kegiatan investasi illegal. Terutama jika investasi tersebut menawarkan hasil atau keuntungan yang tidak wajar di kalangan masyarakat,” kata Bamsoet, di Jakarta, Selasa (24/4).

Mantan ketua Komisi Hukum DPR itu juga meminta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mengkaji temuan Satgas Waspada Investasi.

“Jika ke-72 entitas tersebut tanpa izin, maka kegiatannya harus segera dibekukan dan dana yang sudah dihimpun harus dikembalikan ke masyarakat,” cetusnya.

Bamsoet menegaskan, BKPM semestinya mendata dan meningkatkan pengawasan atas seluruh usaha investasi. Hal itu juga demi memudahkan pengawasan sekaligus meminimalkan potensi pengelolaan investasi ilegal.

Selain itu, Bamsoet juga meminta Polri menindak entitas penghimpun dana yang sudah melakukan penipuan berkedok investasi.

“Agar kepolisian melakukan penindakan tegas terhadap entitas yang terbukti melakukan kegiatan tanpa izin, guna mencegah entitas ilegal kembali bermunculan,” tegasnya. []