Ekonomi

Baleg DPR: Perppu Reformasi Sistem Keuangan Tak Perlu Terburu-buru!


Baleg DPR: Perppu Reformasi Sistem Keuangan Tak Perlu Terburu-buru!
Anggota Komisi XI Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno saat memaparkan materi dalam diskusi Dialektika Demokrasi diruang Pressroom, Nusantara III, Komplesk Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2018). Diskusi ini mengambil tema (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Anggota Badan Legislasi DPR RI Hendrawan Supratikno menyebutkan Perppu tentang Reformasi Sistem Keuangan tak perlu dilakukan terburu-buru, sebab belum ada alasan mendesak mendorong reformasi sistem keuangan.

Menurutnya penerbitan Perppu tentang Reformasi Sistem Keuangan itu malah bakal memberi guncangan dipasar keuangan dan memunculkan persepsi negatif dari pasar keuangan nantinya.

"Di masa resesi, pasar lebih butuh isyarat stabilitas daripada terapi kejut di sistem keuangan," tegasnya.

Untuk itu, Hendrawan Supratikno pun menyarankan pemerintah sebaiknya berfokus mengatasi dampak dari pandemi COVID-19, sembari memberi ruang bagi DPR RI merevisi perundang-undangan yang berkaitan dengan sistem keuangan dengan cermat.

"Ada tim kerja menagani persoalan ini, tetapi pada saat yang sama fraksi di DPR RI juga sedang berusaha mencari masukan secara cermat," katanya.

Seperti diketahui, Pemerintah tengah mewacanakan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Reformasi Sistem Keuangan.

Adapun dalam Perppu tentang Reformasi Sistem Keuangan ini direncanakan akan melakukan penataan kembali terkait keberadaan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).[]

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co