Ekonomi

Balas Aksi Ferdian Paleka, Pengusaha Muda Ini Bagikan Sembako Berisi Jutaan Rupiah!


Balas Aksi Ferdian Paleka, Pengusaha Muda Ini Bagikan Sembako Berisi Jutaan Rupiah!
Ada dua pemuda membagikan sembako berisi mi instan dan uang jutaan rupiah kepada sejumlah warga yang berada di jalanan Kota Surabaya Jawa Timur. Pembagian sembako ini dilakukan oleh seorang pengguna Instagram Tomliwafa yang dipantau Akurat.co, Selasa malam (5/5/2020). (Instagram Tomliwafa)

AKURAT.CO Viral kembali video di media sosial yang memperlihatkan pemuda kaya yang membagikan sembako satu dus penuh berisi mi instan. Namun ada yang unik, di dalam dus ini juga diisi dengan uang jutaan rupiah.

Ternyata ini sebagai bentuk aksi tandingan viralnya prank sembako berisi sampah yang dilakukan oleh Youtuber Ferdian Paleka yang ramai dibicarakan dan meresahkan masyarakat dalam waktu beberapa saat ini.

Ada dua pemuda membagikan sembako berisi mi instan dan uang jutaan rupiah kepada sejumlah warga yang berada di jalanan Kota Surabaya Jawa Timur. Pembagian sembako ini dilakukan oleh seorang pengguna Instagram Tomliwafa yang dipantau Akurat.co, Selasa malam (5/5/2020).

"Semoga kebaikan ini menular! Mau di bilang riak silahkan, yang penting kita tulus dalam hati memang pengen sumbang. Sumbangan ini 50% dari saya 50% dari uang donasi temen temen @entrepreneursvscorona. Kita butuh banyak orang baik di indonesia, baik itu baik berkomentar, baik berucap, atau baik dalam berbagi !!! Dari tom liwafa Mantan orang miskin yang peduli. Viralkan !!!" seru dia dalam akun Instagram nya.

Video yang diunggahnya pada Selasa (5/5/2020), terlihat Tom Liwafa tengah menyusun sembako yang akan dibagikan dengan menambah sepuluh lembar uang seratus ribuan di dalamnya.

"Menanggapi video yang lagi viral itu, kita buktikan bahwa kita-kita yang masih muda ini yang biasanya bikin konten juga. Di Indonesia itu masih banyak orang baik, jangan kita terfokus pada hal-hal bersifat tolol. Orang -orang yang berdonasi malah diberi sampah itu, orang gila itu," kata Tom Liwafa dalam video.

Ia dan temannya kemudian membagikan sembako tersebut ke sejumlah warga yang berada di jalanan Kota Surabaya. Seorang ibu dan pria berseragam tukang parkir terlihat terkejut ketika melihat isi sumbangan tersebut. Mereka tak henti mengucap syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut.

Bagi Tom Liwafa yang juga membuka penggalangan donasi untuk membantu warga yang terdampak covid-19, masyarakat Indonesia masih butuh banyak orang baik dalam menghadapi pandemi ini.

Warganet pun membanjiri kolom komentar dengan berbagai pujian atas aksi donasi tersebut. Bahkan aksinya juga viral di Twitter. Video Tom Liwafa ini dibagikan oleh Warganet, @renaldypjs. "Ngasih makanan tapi isinya sampah (No). Cuma indomie tapi isinya uang jutaan (Yes). Crazy rich sby emang beda," cuitnya.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung menyatakan telah menetapkan rekan Ferdian Paleka berinisial TF menjadi tersangka kasus candaan alias prank bantuan sosial berisi sampah.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri mengatakan TF ditetapkan sebagai tersangka pada hari ini, Selasa, setelah melalui proses pemeriksaan. TF telah diamankan sejak Senin (4/5/2020) setelah diantar oleh keluarganya ke Polrestabes Bandung.

"Iya TF sudah ditetapkan jadi tersangka (hari ini)," ucap Galih saat dihubungi di Bandung, Selasa (5/5/2020).

Galih mengatakan TF kini telah dilakukan penahanan sejak dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, kata dia, polisi juga masih terus meminta keterangan TF untuk membantu penyelidikan kasus tersebut.

Dalam pembuatan video prank itu, Galih menjelaskan, ada tiga orang yang terlibat. Di antaranya pemilik akun YouTube Ferdian Paleka, kemudian dua rekannya berinisial TF dan A.

Menurut Galih, pembuatan video itu diinisiasi oleh rekan Ferdian yang berinisial A. Kemudian mereka sepakat untuk melakukan apa yang terjadi dalam video tersebut.

"Motivasinya nambah konten nambah subcriber, tercetus ide itu," ucap Galih.

Saat ini, Galih memastikan pihak kepolisian masih memburu dua orang pelaku lainnya yaitu Ferdian dan A. Mereka diketahui tidak berada di kediamannya setelah pihak kepolisian berusaha menjemput.

"Masyarakat yang tahu mohon melaporkan, dan yang bersangkutan (diminta) menyerahkan diri," katanya. []