News

Bak Akrobatik, Komnas HAM Soal TWK KPK: Dari Istilah 'Alih Status' Berujung 'Seleksi'

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam kembali membongkar bagaimana proses persiapan asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK terjadi.

Bak Akrobatik, Komnas HAM Soal TWK KPK: Dari Istilah 'Alih Status' Berujung 'Seleksi'
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. (Tangkapan layar YT YLBH Indonesia)

AKURAT.CO Komisioner Komnas HAM Choirul Anam kembali membongkar bagaimana proses persiapan asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK terjadi.

Dia mengungkapkan, istilah "seleksi" yang menggantikan istilah "alih status" ternyata muncul pada detik-detik akhir pembahasan alih status pegawai KPK sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo.

"Bahkan ngomong kata "seleksi" itu muncul di ujung (proses). Bukan di awal proses. Di tengah proses. Bukan. Tapi benar-benar di ujung (proses). Kayak akrobatik, gitu," katanya dalam diskusi virtual yang diselenggarakan YLBHI, Jakarta, Minggu (29/8/2021). 

baca juga:

Dia mengungkapkan, pada 25 Mei 2021, pimpinan KPK menyelenggarakan pertemuan dengan pimpinan lembaga lain yang terkait dengan pelaksanaan alih status. Pertemuan itu diselenggarakan sebagai bagian dari tindaklanjut arahan Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat berpidato di Istana Negara terkait alih status pegawai KPK. Saat itu, Presiden mengatakan alih status pegawai KPK tidak boleh merugikan pegawai KPK.

"Tapi ketika rapat itu kami dapat keterangan, asesornya ngotot. Sehingga internal KPK juga merespons itu. Internal KPK itu juga tidak semuanya menerima dalam satu suara," ungkapnya. 

Situasi yang akrobatik itu, kata dia, sangat penting bagi proses penyidikan yang dilakukan oleh Komnas HAM. Sebab, peristiwa saat pertemuan dan kengototan asesor itulah yang menjadi awal mula pelaksanaan TWK diselenggarakan.

Artinya, ada tekanan kuat dari asesor untuk menyelenggarakan seleksi melalui asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK. 

"Jadi ini juga sesuatu yang penting dalam konteks isu alih status itu. Jadi ada momentum di mana kata "alih status" itu menjadi "seleksi". Dan ini akrobatik dalam prosesnya," ujarnya.