News

Bagikan Sembako ke Tukang Becak, Dandim Jombang: Paling Tidak Bisa Bantu Masyarakat


Bagikan Sembako ke Tukang Becak, Dandim Jombang: Paling Tidak Bisa Bantu Masyarakat
Dandim 0814/Jombang, Letkol Inf Triyono, saat memberikan sembako kepada tukang becak di wilayah Kecamatan Jombang, Jawa Timur, Kamis (16/4/2020) (Dok. Kodim 0814/Jombang)

AKURAT.CO, Bantu meringankan beban puluhan tukang becak yang sepi penumpang di tengah pandemi Covid-19 atau Virus Corona, Kodim 0814/Jombang bersama Polres setempat membagikan paket sembako.

Dandim 0814/Jombang, Letkol Inf Triyono, mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial bagi-bagi paket sembako yang digelar bersama Polres Jombang itu guna meringankan beban para tukang becak yang sepi penumpang sejak adanya wabah pandemi virus Corona atau Covid-19.

“Kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian TNI-Polri dalam membantu masyarakat yang sedang terdampak secara ekonomi karena wabah Covid-19 ini. Yang kita lakukan ini memang tidak akan menyelesaikan masalah, tapi paling tidak, sedikit bisa membantu masyarakat yang pendapatannya serba pas-pasan," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima AKURAT.CO, Jakarta, Jumat (17/4/2020).

baca juga:

Triyono menjelaskan, sasaran pemberian paket sembako ini diberikan kepada para warga terdampak pandemi Covid-19 yang sangat bergantung dengan penghasilan harian, seperti para tukang ojek, tukang becak, maupun para buruh.

"Pembagian sembako ini akan dilakukan di semua titik di Kabupaten Jombang, sekarang dengan Pak Kapolres kita laksanakan di Kecamatan Jombang. Yang lain nanti, di masing-masing Koramil juga akan kerja sama dengan Polsek untuk mendistribusikan Sembako dari Polres ataupun Kodim," ujarnya.

Triyono juga berharap, kegiatan itu bisa menggugah mereka yang mampu untuk mau berbagi kepada sesama atau bagi masyarakat yang kurang mampu.

Di tempat yang sama, Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan, mengatakan bahwa seratus paket paket sembako itu dibagikan secara bertahap, kepada warga yang betul-betul secara ekonomi terkena dampak.

“Karena adanya kebijakan pembatasan tentu sangat berdampak sekali bagi mereka (tukang becak), yang jelas ini sedikit bisa meringankan beban mereka,” katanya. 

“Kami juga mengimbau kepada warga untuk menggunakan masker, menjaga jarak, jaga kebersihan, tetap waspada dan serta tidak panik,” ungkap Boby menambahkan.

Saat proses pembagian sembako, para tukang becak juga terlihat cukup tertib. Untuk menghindari kerumunan massa, mereka tak diperbolehkan turun dari atas becak. Mereka diminta tetap duduk di atas becaknya.[]