News

Bagikan Nasi ke Supir Angkutan Umum, Relawan: Selama Ini Kelompok Tersebut Kurang Diperhatikan

Bagikan Nasi ke Supir Angkutan Umum, Relawan: Selama Ini Kelompok Tersebut Kurang Diperhatikan
Pekerja membawa nasi boks yang ditujukan untuk para tenaga medis di RSUP Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2020). Banyak cara untuk membantu disaat wabah virus Corona merebak. Salah satunya melalui sumbangan berupa makanan yang ditujukan untuk tenaga medis yang berjuang menangani korban positif Covid-19. Altria Katering setiap dua kali seminggu, memasak dan mendistribusikan dari sumbangan para donatur ke sejumlah rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Jakarta. (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO, Relawan Komunitas Indonesia Against Covid-19 membagikan 1.000 nasi kotak kepada pengemudi dan kernet angkutan umum seperti taksi, bus, angkot dan bajaj di beberapa titik di Jakarta, Jumat (17/4/2020).

Pembagian itu dilakukan di empat lokasi, yaitu di Terminal Blok M, Terminal Senen, Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Kalideres. Mereka yang membagikan nasi kotak tersebut yaitu KAB, BPPRI, WRC, KM dan YAI.

Ketua Relawan, Lourda Hutagalung, mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja membagikan nasi kotak tersebut kepada para sopir taksi, bus, angkot maupun bajaj karena selama ini kelompok tersebut kurang mendapat perhatian.

baca juga:

“Kami sengaja membagikan nasi kotak itu kepada mereka karena selama ini kelompok tersebut kurang diperhatikan. Yang sudah banyak mendapat perhatian yaitu para pengemudi ojek dalam jaringan (ojol),” ungkapnya di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).

Lourda menjelaskan bahwa pembagian nasi kotak tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban mereka dalam masa-masa sulit seperti sekarang ini.

“Banyak di antara para pengemudi tersebut ternyata mengalami kesulitan. Mereka mengatakan dalam satu hari itu saja mereka belum makan,” ujarnya.

Selain itu, menurut Lourda, pembagian nasi kotak tersebut dilakukan agar masyarakat membangun solidaritas dan gotong royong secara nyata di tengah situasi pandemi seperti saat ini.  

“Sebagai bagian dari Tim Relawan Gugus Tugas, kami mengharapkan agar muncul kesadaran dalam diri warga masyarakat kita tidak bisa membiarkan pemerintah bekerja sendiri di tengah kesulitan yang dialami oleh masyarakat kita,” katanya.

Lourda menyampaikan, selain membagikan makanan, pihaknya juga ikut melakukan sosialisasi terkait imbauan pemerintah agar selalu mencuci tangan, menjaga jarak dan mengenakan masker dalam beraktivitas.

“Kami juga dalam pembagian makanan tersebut selalu mengimbau mereka agar disiplin dalam mengantre dan menghindari penumpukan warga,” ungkapnya.

Lourda mengatakan, pembagian nasi kotak tersebut akan terus dilakukan setidaknya hingga satu bulan ke depan.

“Kami setiap hari akan terus membagikan nasi kotak selama satu bulan ke depan. Semoga saja pandemi ini cepat segera berakhir, sehingga masyarakat kembali menjalankan aktivitasnya seperti biasa,” katanya.

Kemudian, Iwan, salah satu sopir angkot di Terminal Senen mengaku sangat bersyukur karena bisa mendapatkan makanan. Diakuinya bahwa pendapatannya sebagai sopir turun drastis sejak wabah ini merebak.

“Kami bersyukur dan berterimakasih atas pemberian makanan ini. Jujur saja, saya hari ini belum makan,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Bogi yang sangat berterimakasih atas pembagian nasi kota tersebut. Bogi berharap agar pembagian nasi kotak itu bisa dilakukan setiap hari. 

“Kami berharap agar wabah ini segera berakhir sehingga kami bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan seperti biasanya,” ungkapnya.

Nasi kotak yang mencapai 1000 boks itu dibagikan di Terminal Blok M sebanyak 200 boks, Terminal Senen 200 boks, Terminal Kampung Rambutan 300 boks dan Terminal Kalideres mencapai 300 boks. 

Lourda mengharapkan agar nasi kotak yang dibagikan itu terus bertambah. Karena itu dia juga terus mengetuk pintu hati para dermawan agar mengulurkan tangannya membantu masyarakat.[]