News

Bagaimana Hukum Salat di Masjid yang Ada Kuburannya? Begini Pendapat Ulama Berbagai Mazhab

Bagaimana Hukum Salat di Masjid yang Ada Kuburannya? Begini Pendapat Ulama Berbagai Mazhab
Ilustrasi (pixabay.com)

AKURAT.CO, Di banyak daerah di tanah air, sering kita jumpai suatu masjid yang menjadi satu dengan kuburan atau pemakaman.

Bagaimana ketika salat di masjid yang demikian?

Dalam sebuah hadis dari Abu Said al-Khudri ra ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda, "Bumi seluruhnya adalah masjid kecuali kuburan dan kamar mandi." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majjah)

baca juga:

Berdasarkan hadis di atas, para ulama berbeda pandangan dalam menyikapi bersatunya masjid dengan suatu kuburan. Ada yang mengatakan salatnya menjadi tidak sah (haram) ada pula yang berpendapat salatnya sah namun makruh hukumnya.

Syekh Muhammad Ibrahim Al-Hafnawi yang bermazhab Hanafi berpandangan, "Sembahyang di masjid yang di dalamnya terdapat makam para wali yang saleh adalah ibadah salat yang sah sejauh syarat dan rukun yang ditetapkan menurut syara' terpenuhi.

Karena, sembahyang itu ditujukan kepada Allah, bukan kepada ahli kubur sehingga sampai kapan pun tidak mungkin berpendapat batal atau haramnya sembahyang di masjid yang ada makamnya.

Kalau ada pendapat yang membatalkan dan mengharamkan sembahyang itu, niscaya batal dan haram pula sembahyang umat Islam di Masjid Nabawi di mana di dalamnya terdapat makam Rasulullah saw dan dua sahabatnya yakni Sayyidina Abu Bakar ra dan Sayyidina Umar bin Khattab ra." (Lihat M Ibrahim Al-Hafnawi, Fatawa Syar‘iyyah Mu‘ashirah, Kairo, Darul Hadits, cetakan ketiga, 2012 M)

Apa yang dikatakan Syekh Muhammad Ibrahim di atas karena memang pada kenyataannya makam Nabi Muhammad, Sahabat Abu Bakar dan Sahabat Umar berada di Masjid Nabawi bukan lagi di pekarangannya.

Imam Malik berkata, "Tidak mengapa salat di pekuburan dan sampai kepadaku kabar bahwa sebagian para sahabat Nabi Muhammad saw salat di pekuburan." (Lihat kitab Al-Mudawwanah al-Kubra, 1/90)

Sementara itu ada pula yang berpendapat bahwa salat di masjid yang ada kuburannya hukumnya adalah haram. Al Mardawi dari mazhab Hambali misalnya.

Ia berpandangan, "Tidak sah salat di pekuburan, kamar mandi, wc, dan kandang unta, ini adalah (pendapat) mazhab (Hambali) dan inilah pendapat para ulama (mazhab). Ia berkata di dalam kitab Al Furu, 'Itu adalah pendapat yang lebih masyhur dan lebih benar di dalam mazhab'. Al-Mushannif dan selainnya berkata, 'Inilah mazhab yang jelas dan ia adalah termasuk kosa kata (mazhab).'"

Wallahu a'lam.[]