Olahraga

Badan Bivol Terlalu Berat untuk Canelo

Badan Bivol Terlalu Berat untuk Canelo
Petinju asal Meksiko, Saul "Canelo" Alvarez, ketika bertanding menghadapi lawan asal Rusia, Dmtry Bivol, di Las Vegas, Amerika Serikat, 7 Mei 2022. (TWITTER/DAZN)

AKURAT.CO, Juara dunia tinju kelas menengah IBF asal Kanada, David Lemieux, menyebut postur dan berat badan menjadi penyebab kalahnya Saul “Canelo” Alvarez menghadapi Dmitry Bivol. Canelo, kata Lemieux, tidak berada di kategorinya ketika menghadapi Bivol.

“Dmitry terlalu besar untuk Canelo. Di beberapa kategori berat badan tertentu, ada kategori-kategori berat badan yang menjadi sudut pandang untuk alasan itu. Kita jelas melihat bahwa Canelo tidak benar-benar dalam kategori berat badannya,” kata Lemieux sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

“Dmitry Bivol adalah seorang petarung hebat, begitu juga Canelo. Jadi menurut saya setiap petarung memiliki kategori berat badan masing-masing. Jika Anda terlalu berat, terlalu berjarak, itu akan menangkap Anda pada akhirnya, bahkan jika Anda adalah seorang Manny Pacquiao.”

baca juga:

Canelo menaikkan berat badannya ke kelas berat-menengah ketika menantang gelar juara dunia WBA (Super) milik Bivol di Las Vegas, 7 Mei lalu. Alhasil, petinju asal Meksiko itu harus kalah angka dan mengalami kekalahan kedua dalam 61 pertarungan profesionalnya.

Sebagai seorang juara dunia kelas menengah, Canelo setidaknya harus menaikkan berat badannya sekitar enam kilogram ketika menghadapi Bivol dari 73 kilogram ke 79 kilogram.

Pun demikian, Canelo pernah melakukannya ketika mengalahkan Sergey Kovalev dan merebut gelar juara dunia kelas berat-menengah WBO pada November 2019. Ketika itu Canelo mengalahkan petinju asal Rusia tersebut dengan kemenangan KO.

Meski begitu, Canelo masih berkesempatan membalas kekalahan atas Bivol lewat klausul pertarungan kedua. Hanya saja, hingga saat ini belum diketahui kapan Canelo akan menghadapi Bivol untuk kali kedua.

Pada saat yang sama, karier Canelo di sebut sedang berada di persimpangan. Pasalnya, ia punya kesempatan untuk meninjau ulang klausul tarung kedua menghadapi Bivol untuk melakukan trilogi menghadapi musuh bebuyutannya di kelas menengah, Gennady Golovkin, dengan jadwal September mendatang.

Canelo, 31 tahun, dikenal sebagai petinju legendaris penjelajah kategori. Ia pernah menjadi juara dunia di empat kelas berat badan yang berbeda mulai dari kelas menengah-ringan sampai kelas berat-ringan.[]