Lifestyle

Baca Ini Sebelum Bunda Membeli Breast Pad untuk Menahan ASI Bocor

Bunda tidak boleh asal beli breast pad. Berikut ini pertimbangan dalam memilih breast pad untuk menahan ASI Bunda yang gampang bocor


Baca Ini Sebelum Bunda Membeli Breast Pad untuk Menahan ASI Bocor
Ilustrasi breast pad untuk menahan ASI yang bocor (Unsplash/Philippe Spatailer)

AKURAT.CO, Pascapersalinan bisa menyebabkan Bunda mengalami kebocoran air susu ibu (ASI). Hal ini seringkali membuat Bunda tidak nyaman dan tentunya malu, apabila sedang di tempat umum.

Biasanya, air susu bisa bocor jika Bunda belum sempat menyusui atau memompa ASI saat berada di kantor, misalnya.

Bunda pasti tak mau bila baju menjadi basah di area payudara, terlebih jika Bunda harus bertemu banyak orang atau menghadiri undangan.

Untuk mengatasi situasi ini, breast pad adalah hal yang wajib Bunda miliki.

Breast pad adalah pad pelindung yang terbuat dari kain atau bahan komposit, yang diletakkan di antara bra dan puting untuk melindungi pakaian dari kebocoran ASI.

Namun, Bunda tidak boleh asal beli breastpad ini. Berikut ini pertimbangan dalam memilih breast pad, yang dikutip dari berbagai sumber:

Pertimbangkan kebutuhan

Untuk Bunda yang baru pertama kali menjadi Ibu, akan sulit untuk mengatasi kebocoran ASI. Namun secara umum, kebocoran ASI paling banyak terjadi pada beberapa minggu pertama setelah melahirkan.

Jangka panjang

Dilansir dari laman Parenti First Cry, jika Bunda berkomitmen untuk menyusui bayi lebih dari 6 bulan, Bunda mungkin membutuhkan breast pad yang bisa dipakai lagi alias reusable.

Meskipun breast pad ini harganya agak mahal, tapi bisa dipakai lagi. Ini menjadi pilihan yang lebih murah dalam jangka panjang.

Breast pad reusable biasanya berbentuk bantalan kain dari serat alami. Karena terbuat dari serat alami, bantalan menyusui dari kain ini memberikan sirkulasi udara yang lebih baik pada puting, yang diperlukan untuk membantu proses penyembuhan puting yang sakit.=

Jenis ini juga mudah dikeringkan. Breast pad ini juga lebih ramah lingkungan dan lebih hemat. Namun, Bunda mungkin perlu membeli 6 hingga 9 pasang breast pad reusable selama masa menyusui.

Kenyamanan

Breast pad jenis sekali pakai alias disposable mungkin cocok untuk Bunda, jika tidak berencana menyusui jangka panjang hingga dua tahun. Namun, breast pad jenis ini lebih mahal karena dijual dalam jumlah banyak.

Namun, bagi Bunda yang bekerja, breast pad sekali pakai adalah pilihan tepat. Karena tak perlu repot mencuci, tinggal membuangnya saja.

Namun, menurut laman Very Well Family, jenis ini bisa mengandung bahan kimia serta tidak memiliki sirkulasi udara yang baik, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan membuat kelembapan terperangkap.

Seperti diketahui, infeksi puting payudara rentan terjadi di breast pad yang lembab. Jadi jika Bunda sedang banyak mengalami ASI bocor, harus sering menggantinya.

Bahan yang digunakan

Breast pad yang bagus adalah breast pad yang terbuat dari kain yang bisa membuat payudara 'bernapas'. Ya, karena kalau breast pad memerangkap kelembapan, maka akan meningkatkan risiko infeksi bakteri pada puting.

Bikin breast pad sendiri

Kalau Bunda memiliki anggaran terbatas untuk membeli breast pad, Bunda bisa memilih untuk membuatnya sendiri.

Bunda bisa membuat breast pad dari saputangan sederhana yang dilipat atau sepotong kain yang diletakkan di dalam bra. Bisa juga memotong pembalut atau popok bayi untuk 'disulap' jadi breast pad. 

Penting untuk diperhatikan, kalau pembalut atau popok mengandung gel lebih baik tidak dipakai, karena tidak bisa menampung asi bocor dalam jumlah banyak.[]