Entertainment

Ayu Anjani Berencana Laporkan Kru Kapal yang Diduga Lalai dalam Bertugas

Ayu Anjani kehilangan Ibu dan Adiknya dalam kecelakaan kapal Tiana GT 61 , Selasa (28/6) pukul 05.00 WITA.


Ayu Anjani Berencana Laporkan Kru Kapal yang Diduga Lalai dalam Bertugas
Kabar terkini Ayu Anjani (Instagram/real.ayuanjani)

AKURAT.CO, Artis Ayu Anjani baru saja kehilangan Ibu serta adik nya yang meninggal dunia dalam kecelakaan kapal Tiana GT 61 yang tenggelam di Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (28/6) pukul 05.00 WITA.

Ayu Anjani mendapatkan keterangan dari sang adik, Anne April yang selamat dari peristiwa tersebut.  Ayu Anjani menduga adanya kelalaian yang dilakukan kru kapal Tiana GT 61.

"Saya nggak ngerti kru di sana kayak gimana. Tapi saya denger dari adik saya, mereka selametin diri sendiri, tamu juga selamatin diri sendiri, nggak ada tamu yang diselametin sama kru, malah selamatin barang-barang," ujar Ayu dalam sesi wawancara via Google Meet, Kamis (30/6).

baca juga:

"Waktu posisi kapal miring, air udah masuk sekaki, kapten tuh masih kucek mata, matanya masih merah. Makanya saya udah pastikan nih, ga akan ada dari mereka yang bisa hidup tenang deh, udah saya urus di kantor polisi di sana," katanya melanjutkan.

Pemain sinetron Lasmini itu juga mengungkapkan bahwa para kru yang bekerja di kapal Tiana GT 61 terlalu banyak mengkonsumsi minuman keras sehingga pada pagi hari seluruh kru masih dalam keadaan tertidur.

"Adik saya kan ada di situ, semua ngomong kalau malamnya itu mereka pada minum-minum, semua dan juga guidenya. Makanya saya mau usut tuntas. Pokoknya saya nggak mau denger apapun kalau misal mereka bisa tidur nyenyak. Saya aja sampai sekarang nggak bisa tidur, nggak bisa makan dari kemarin sampai asam lambung saya naik. Karena bukan nggak mau makan, tapi nggak bisa nelan," jelasnya.

Ayu mengungkapkan dalam proses evakuasi, tim basarnas menyebut kapal dalam keadaan miring lantaran tali yang putus dari mooring.

"Posisi kapal tuh kata Basarnas putus talinya dari mooring. Jadi kondisi kapal nggak stabil karena enginenya mati, miring pelan-pelan ke kanan karena mungkin beban lebih berat ke kanan, mungkin juga daya dorong angin lebih besar," ucap Ayu.

Ayu meluapkan perasaannya dan menyebut tidak terima dengan peristiwa yang menimpa Ibu dan Adiknya.

"Saya bisa bilang ada unsur kesengajaan karena pada saat posisi middle deck, adik saya kan di kabin tengah, pada saat itu udah masuk air sepinggang, terus dia gedor jendela minta tolong orang minta diselametin. Terus kru kapal cuma bilang halo. Bayangin gimana saya nggak sakit hati, gimana saya masih nggak terima hal ini terjadi, saya bener bener nggak terima," pungkasnya.[]