Entertainment

Mark Sungkar Ucap Syukur Ditetapkan Sebagai Tahanan Kota

Mark Sungkar petik hikmah dari kasus hukum yang menjeratnya


Mark Sungkar Ucap Syukur Ditetapkan Sebagai Tahanan Kota
Mark Sungkar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (9/3) (AKURAT.CO/Agussalim)

AKURAT.CO, Mark Sungkar menyampaikan rasa syukur setelah resmi menjadi tahanan kota setelah dikabulkan majelis hakim. 

Menurut Mark, kasus dugaan korupsi dana olahraga Triathlon yang menjeratnya terjadi atas kehendak Tuhan, termasuk dikabulkannya sebagai tahanan kota.

"Bersyukur kepada Allah. Karena semua Allah yang ngatur. Tidak ada satu pun musibah tanpa ada izin dari Allah. Dan ini bukan musibah, ini cobaan," kata Mark Sungkar usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri pada Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (4/5/2021).

Aktor 72 tahun itu tak pernah menyesal segala sesuatu yang terjadi dalam hidupnya. Ia pun tidak merasa terbebani dengan statusnya sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi. 

Mark Sungkar merasa sebaiknya lebih memilih memetik hikmah di balik cobaan tersebut.

"Oh ini MasyaAllah. Kalau hikmahnya besar sekali saya nikmatin dalam tahanan," ucap Mark Sungkar. 

Kendati demikian, ayah Zaskia dan Shireen Sungkar itu tidak ingin menyikapi secara berlebihan dengan statusnya sebagai tahanan kota.

"Setiap saat kita bersyukur," ucap suami Santi Asoka Mala itu.

Sebelumnya, Mark Sungkar mengajukan penangguhan penahanan dengan alasan usia yang sudah uzur.

Mantan suami Fanny Bauty itu juga sempat terpapar Covid-19 selama menjadi tahanan.

Mark Sungkar yang merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia (PPFTI) ditahan karena dituduh korupsi acara triathlon.

Mark Sungkar didakwa melakukan korupsi terkait dana olahraga triathlon sehingga merugikan negara senilai Rp649,9 juta.

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut bintang film Si Pitung ini diduga membuat laporan fiktif terkait belanja kegiatan dana platnas Asian Games 2018.[]

Riandar Fata Hudaya

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu