News

Ayah Julian Assange Khawatir Putranya Mati Bila Diekstradisi ke AS


Ayah Julian Assange Khawatir Putranya Mati Bila Diekstradisi ke AS
Para demonstran mendukung pembebasan Julian Assange (REUTERS)

AKURAT.CO, Ayah dari co-founder WikiLeaks, Julian Assange, mengaku khawatir akan keselamatan putranya bila ia diekstradisi ke Amerika Serikat (AS). Menurutnya, Assange bisa mati di penjara negeri Paman Sam.

Terlepas dari apakah Assange akan menghadapi hukuman mati, dakwaan-dakwaan terhadapnya, secara teori, bisa menghasilkan hukuman penjara 170 tahun. AS menginginkan pendiri situs web Wikileaks tersebut untuk menghadapi 18 tuduhan termasuk peretasan dan publikasi informasi rahasia serta pelanggaran Undang-undang Spionase.

Dalam sebuah wawancara dengan media Inggris BBC, John Shipton yang merupakan ayah Assange mengatakan ia mengalami "kecemasan tiada henti" terkait nasib putranya.

"Saya tidak tahu apa yang ada di kepalanya (Assange), namun dia pasti takut sebab diekstradisi ke AS sama saja dengan hukuman mati," tutur John dalam wawancara tersebut, dilansir dari laman BBC, Selasa (18/2).

Ditanya apakah ada pembenaran atas tindakan putranya, John menjawab, "Sederhana saja, dakwaan tentang spionase bersifat politis sehingga ekstradisi tidak dibenarkan. Ekstradisi tidak bisa dilakukan karena dakwaan terhadapnya bersifat politis."

"Dakwaan kedua adalah peretasan komputer (pemerintah), itu adalah pertanyaan tentang upaya yang gagal untuk membobol sandi komputer sehingga kasus itu adalah kasus kecil," kata John.

Berdasarkan keterangan, co-founder WikiLeaks itu juga membantu Chelsea Manning, yang saat itu merupakan personel militer, membobol jaringan Pentagon dan menyebarkan informasi sensitif di internet yang mencakup 250.000 saluran diplomatik, 500.000 laporan angkatan darat AS, termasuk nama-nama orang tanpa disamarkan.

Saat ini Assange ditahan di penjara Belmarsh, Inggris, sejak April tahun lalu setelah ia diseret keluar dari Kedutaan Besar Ekuador di London yang merupakan tempatnya berlindung sejak 2012.

Tak hanya AS, Swedia juga menginginkan Assange diekstradisi ke sana untuk diadili atas tuduhan kekerasan seksual. []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co