Lifestyle

Ayah dan Bunda, Ini yang Dimaksud Mendampingi dan Mengawasi Anak


Ayah dan Bunda, Ini yang Dimaksud Mendampingi dan Mengawasi Anak
Ilustrasi ayah dan ibu bersama anak (BOLDSKY)

AKURAT.CO Sudah bukan hal yang perlu dibantah lagi jika anak-anak, terutama usia dini, harus mendapatkan pendampingan khusus dalam beraktivitas.

Namun seringkali, pelaksanaan ‘pendampingan’ masih kurang optimal dilakukan orang dewasa, terutama orangtua. Hingga yang terkini, timbul konflik mengenai penggunaan kata anjay yang menuai pro-kontra di kalangan masyarakat.

“Sebetulnya bukan cuman mendampingi. Kalau mendampingi dari katanya, di sebelahnya doang udah mendampingi kan. Nah itu sebetulnya mendampingi dan terlibat, sebetulnya,” tegas Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga, Jovita Maria Ferliana, M.Psi, Psikolog, yang dihubungi oleh AkuratParenting pada Rabu (2/2/2020).

Terlibat yang dimaksud Psikolog Jovita adalah turut berperan aktif pada setiap aktivitas anak.

Ayah dan Bunda, Ini yang Dimaksud Mendampingi dan Mengawasi Anak - Foto 1
Jovita Ferliana, Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga. AKURAT.CO/Afrizal Abdul Rahman

Pada era digital, anak-anak tentu tak bisa dipisahkan atau dijauhkan dari gadget. Karena bagaimanapun anak-anak perlu ikut memahami perkembangan teknologi.

Dalam hal itu, ia mencontohkan, orangtua melibatkan diri terhadap pengawasan bisa dalam bentuk memberikan parental controlling pada setiap gadget yang diberikan. Selain itu bisa memasang permainan-permainan yang bersifat edukasi untuk anak. Sehingga orangtua akan tahu apa yang akan dilakukan anak.

Lanjutnya, pada anak-anak usia SD, tentu sudah ada tugas online di masa pandemi COVID-19 ini, yang mana mereka harus mengakses Google. Orangtua pun tak boleh lengah dalam pelaksaannya.

“Dia ada tugas yang search dari Google dan sebagainya, nah itu bener-bener orangtua harus ada di sebelahnya dan harus terlibat secara aktif. Maksudnya adalah bener-bener orangtua ajari cara cari kata kunci,” ungkapnya.

“Kemudian begitu di-open, kita harus tau beritanya apa aja, bener-bener kita baca sama anak. Kalau menurut kita ada berita yang perlu kita bahas sama dia, ya kita harus jelaskan pada saat itu juga. Kata mendampingi itu sebetulnya kita mendampingi dan terlibat secara aktif,” tambahnya.