Olahraga

Axelsen Amankan Tiket Final usai Tundukkan Wakil Guatemala

Di partai puncak, tunggal putra Denmark itu akan menghadapi juara bertahan asal China, Chen Long.


Axelsen Amankan Tiket Final usai Tundukkan Wakil Guatemala
Pebulutangkis tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Viktor Axelsen hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mewujudkan mimpinya memenangkan medali emas Olimpiade. Wakil Denmark itu mengamankan tiket final Olimpiade Tokyo 2020 usai menyingkirkan wakil Guatemala, Kevin Cordon.

Tampil di Musashino Forest Sports Plaza, Minggu (1/8), pebulutangkis peringkat dua dunia itu menang lewat laga straight set 21-18 dan 21-11 dalam laga semifinal pertama sektor tunggal putra.

Kemenangan Axelsen itu juga mengakhiri cerita dongeng pemain asal Amerika Tengah tersebut yang berhasil melangkah ke babak semifinal, mengakhiri rangkaian kemenangannya di Tokyo.

Bukan perkara mudah bagi Axelsen untuk bisa mengamankan tiket final. Cordon yang tampil all-out kerap membuat pebulutangkis 27 tahun itu kerepotan.

Peraih dua medali emas Pan American Games itu membuat Axelsen bekerja keras di mana tidak ada pemain yang berhasil membuka keunggulan lebih dari tiga poin.

Saat poin berada di kedudukan 17-17, Axelsen akhirnya mampu memimpin untuk merebut gim pertama, 21-18.

Saat gim kedua dimulai, Cordon menampilkan beberapa pukulan luar biasa untuk menjaga jarak. Namun, seiring bergulirnya laga, Axelsen tampil lebih konsisten.

Peraih medali perunggu Olimpiade Rio de Janeiro 2016 perlahan mulai menemukan ritme permainan dan mulai unggul untuk memimpin 11-6 memasuki interval set kedua.

Selepas interval, wakil Denmark itu tampil lebih dominan dan tampak lebih percaya diri di dalam lapangan. Dia terus meningkatkan keunggulannya meskipun Cordon melakukan perlawanan yang cukup hebat.

Namun, pada akhirnya Axelsen mampu mengambil tiket final dengan kemenangan 21-18, 21-11. Jelas itu merupakan kemenangan emosional bagi Axelsen yang sekarang dijamin mendapatkan medali perak, memperbaiki pencapaiannya di Rio 2016.

Pada partai puncak, tunggal putra terbaik Denmark tersebut akan menghadapi juara bertahan Olimpiade asal China, Chen Long pada pertandingan yang berlangsung, Senin (2/8).

Di lain sisi, Cordon yang menelan kekalahan juga masih memiliki kesempatan untuk membuat sejarah bagi Guatemala dalam laga perebutan tempat ketiga melawan wakil Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting yang kalah di partai semifinal lainnya.[]