Lifestyle

Awas! Kanker Stadium Awal Sulit Terdeteksi

Awas! Kanker Stadium Awal Sulit Terdeteksi
Ilustrasi sel (BBC.COM)

AKURAT.CO, Kanker di masa stadium awal memang tak akan memunculkan rasa sakit bahkan gejala yang signifikan, sehingga seringkali tak disadari oleh penderita.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. DR. dr Aru Wisaksono Sudoyo, Sabtu (20/02/2021) mengatakan bahwa selama tidak mengenai saraf, tubuh tidak akan merasakan sakit.

"Misalnya tumor di paru-paru atau payudara yang masih kecil sebesar kacang hijau, tidak akan mengganggu sekitarnya," kata dr Aru dalam virtual briefing "Between Woman & Cancer".

baca juga:

Oleh karena itu, dokter menyarankan, menjadikan screening atau melakukan deteksi dini sebagai bagian gaya hidup sebagai usaha mencegah terkena kanker atau berkembang ke stadium lanjut apabila kanker ditemukan.

Pasien biasanya baru mengeluh bila benjolan teraba, atau bisa diikuti masalah lain seperti keluarnya cairan dari puting payudara, payudara seperti tertarik dan gejala lainnya.

"Kalau sudah sampai sakit, (benjolan) sudah teraba di berbagai tempat, stadium sudah tinggi. Ini gunanya kita lakukan deteksi dini," kata Aru.

Deteksi dini kanker payudara bisa melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Waktu terbaik melakukan SADARI yakni satu minggu sampai 10 hari setelah periode menstruasi berakhir.

Lebih lanjut, apabila sudah memastikan adanya benjolan, sebaiknya lakukan pemeriksaan payudara secara klinis (SADANIS) dengan tenaga medis.

Hal berbeda dengan kanker serviks. Menurut dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan di Eka Hospital BSD, Muhammad Yusuf, tak ada skrining awal untuk jenis kanker ini.

Sumber: Antara

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu