Tech

Awas! Alami 5 Tanda Ini Berarti Air Radiator Mobil Kamu Habis

Air radiator berfungsi untuk menjaga suhu mesin agar tidak overheat.


Awas! Alami 5 Tanda Ini Berarti Air Radiator Mobil Kamu Habis
Ilustrasi mengisi air radiator. (dunlop.co.id)

AKURAT.CO Suhu mesin mobil menjadi hal penting yang perlu diperhatikan pemilik kendaraan. Pasalnya, jika mesin panas berlebih atau overheat, maka akan berdampak buruk bagi kendaraan itu sendiri.

Untuk menjaga suhu mesin agar tidak mengalami overheat dibutuhkan air radiator atau engine coolant. Air radiator akan dialirkan ke sistem pendingin yang ada di area mesin. 

Selama mesin mobil bekerja, air radiator akan terus bergerak untuk menjalankan fungsinya. Volume air radiator sendiri dapat berkurang karena penguapan akibat panas berlebih dari mesin ataupun karena terjadi kebocoran.

baca juga:

Volume air ini tidak boleh sampai habis. Sebab, akan menimbulkan mesin mobil menjadi overheat. Kemudian, dapat menimbulkan masalah mesin mati hingga kerusakan yang lebih parah lagi. 

Ada beberapa tanda air radiator mobil yang telah habis. Saat tanda ini muncul, kamu bisa segera mengisi air radiator yang baru, serta mengecek apakah terjadi kebocoran atau tidak. Dengan memahami tanda-tanda berikut ini, kamu dapat mencegah kerugian lebih parah lagi. 

  • AC mobil menjadi kurang dingin 

Apabila kamu sudah menyalakan AC dalam waktu lama, tapi udara dingin tidak juga terasa di dalam kabin, maka hal ini bisa menjadi ciri bahwa air radiator mobil sudah habis. Secara otomatis mesin akan menghentikan putaran kompresor AC sebagai upaya untuk mengurangi beban mesin. 

Berhentinya kompresor, akan membuat udara dingin menjadi terhenti dan AC mobil akan terasa kurang dingin. Kamu hanya akan merasakan angin berhembus dari blower dan terasa hangat. Jika mengalami hal ini, sebaiknya segera cek apakah air radiator habis atau tidak. 

  • Indikator suhu mesin pada kendaraan mendekati merah

Pada bagian dashboard mobil, ada beberapa indikator yang muncul. Selain RPM, kamu juga bisa melihat indikator suhu udara. Apabila suhu mesin normal, maka jarum akan berada hampir di tengah. Namun, saat air radiator berkurang atau habis, maka jarum ini akan menuju warna merah.

Hal tersebut diakibatkan karena berkurangnya kemampuan pendingin untuk menstabilkan temperatur dari keseluruhan mesin. Semakin naik atau semakin mengarah ke warna merah, maka mesin akan semakin lebih panas. Sebaiknya, kamu rutin memperhatikan jarum ini ketika sedang berkendara. Sebelum jarum menuju ke warna merah, kamu bisa mengecek dan menambah air radiator.