Olahraga

Australia Terbuka Izinkan Penonton Pakai Kaus "Peng Shuai"

Perubahan aturan ini tak terlepas dari kecaman publik selepas menyebarnya video petugas yang menyita baliho Peng Shuai pekan ini.


Australia Terbuka Izinkan Penonton Pakai Kaus
Seorang penonton pertandingan Australia Terbuka 2022 mengenakan kaus bertuliskan "Where is Peng Shuai?" di Melbourne, Australia, 19 Januari lalu. (TWITTER/Pakchoi_Boi)

AKURAT.CO, Penyelenggara Australia Terbuka 2022 akhirnya membatalkan kebijakan melarang penonton mengenakan kaus bertuliskan “Where is Peng Shuai?” Namun, baliho dengan tulisan atau gambar Peng Shuai masih tidak diizinkan.

Sebagaimana dikabarkan The Guardian, perubahan aturan ini tak terlepas dari kecaman publik selepas menyebarnya video petugas yang menyita baliho Peng Shuai sekaligus meminta penonton Australia Terbuka mengganti kaus “Where is Peng Shuai?” yang mereka kenakan pada pekan ini.

Petugas beralasan bahwa larangan tersebut merupakan salah satu kebijakan dalam syarat masuk ke arena Australia Terbuka. Yakni tidak membawa atau menyebarkan pesan bernada komersial dan politis.

baca juga:

Pemimpin Eksekutif Federasi Tennis Australia, Craig Tiley, mengatakan bahwa penonton Australia Terbuka diizinkan mengenakan kaus Peng Shuai selama tidak menganggu ketertiban turnamen.

“Ya, selama mereka tidak bergerombol untuk menganggu tetapi secara damai,” kata Tiley. 

“Situasi pada beberapa hari terakhir adalah beberapa orang datang dengan baliho dan dua tiang besar dan kami tidak bisa mengizinkan itu. Jika Anda datang untuk menonton tenis tidak masalah, tetapi kami tidak mengizinkan siapapun menciptakan kekacauan pada akhirnya.”

Peng Shuai adalah petenis terkemuka asal China yang menjadi subyek pembicaraan internasional sejak awal November lalu. Mantan petenis ganda putri ranking satu dunia tersebut sempat menghilang setelah memuat pengakuan mengalami pelecehan seksual oleh mantan Wakil Presiden China, Zhang Gaoli.

Legenda tenis Amerika Serikat berdarah Cekoslovakia, Martina Navratilova, adalah salah satu tokoh termahsyur yang mengecam larangan kaus dan baliho Peng Shuai. Navratilova menyebut tindakan tersebut “menyedihkan” dan menegaskan bahwa WTA menjadi satu-satunya lembaga yang berdiri untuk membela Peng Shuai.

Menteri Pertahanan Australia, Peter Dutton, mengatakan bahwa keselamatan Peng Shuai bukanlah isu politik melainkan isu hak asasi manusia. Dutton mengatakan bahwa perlakukan Australia Terbuka adalah perlakuan terhadap wanita muda yang mengaku mengalami pelecehan seksual.

Kebijakan ini diperkirakan akan membuat pertandingan final Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Sabtu (29/1), akan dibanjiri oleh penonton yang mengenakan kaus “Where is Peng Shuai?”.[]