Olahraga

Australia Terbuka: Barty vs Collins Mengejar Sejarah di Final Sore Ini

Final Australia Terbuka 2022 antara Ashleigh Barty dan Danielle Collins akan digelar di Rod Laver Arena pada Sabtu sore pukul 15.30 WIB.


Australia Terbuka: Barty vs Collins Mengejar Sejarah di Final Sore Ini
Petenis asal Amerika Serikat, Danielle Collins (kanan), akan menghadapi petenis ranking satu dunia, Ashleigh Barty, di final Australia Terbuka 2022 di Melbourne, Australia, Sabtu (29/1). (TENNIS 365)

AKURAT.CO, Grand slam, bagaimanapun adalah drama sampai ke partai puncak. Tak terkecuali dengan Australia Terbuka 2022 sebagai turnamen grand slam pembuka musim yang akan memainkan final tunggal putri di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Melbourne, Australia, Minggu (29/1) sore nanti.

Betapa tidak? Publik tuan rumah kini bisa membawa bendera mereka ke final karena ada Ashleigh Barty yang akan berjuang merebut gelar Australia Terbuka sepanjang kariernya. Berstatus petenis ranking satu dunia, Barty tercatat sebagai wakil Australia pertama di final tunggal putri dalam 42 tahun terakhir.

“Ini seperti tidak nyata–sebagai orang Australia kami dimanjakan bahwa kami adalah negara grand slam, dan kini kami punya kesempatan bermain untuk gelar,” kata Barty usai mengalahkan wakil Amerika Serikat, Madison Keys, di partai semifinal, Kamis (27/1), sebagaimana dipetik dari BBC.

baca juga:

Barty benar karena Australia terakhir kali mendapatkan juara di grand slam mereka sendiri pada 1979 melalui Chris O’Neil di nomor tunggal putri. Sementara tunggal putra lebih lama lagi di mana Mark Edmonson mengibarkan bendera Australia untuk kali terakhir di podium juara pada 1976.

Pun demikian, sejarah tidak saja ada di hadapan Barty dan Australia namun juga untuk finalis lainnya, Danielle Collins. Ya, petenis asal Amerika Serikat ini mendapatkan final grand slam pertamanya sekaligus akan berjuang untuk merebut trofi grand slam perdana.

Menjadi emosional karena Collins bukan tipe petenis seperti Emma Raducanu atau Maria Sharapova yang menjadi juara ketika masih berusia belasan. Lahir di St Petersburg, Florida, Collins kini berusia 28 tahun dan bersiap duduk di ranking sepuluh dunia pada akhir Januari ini sebagai ranking tertingginya.

“Rasanya luar biasa meraih final grand slam pertama saya. Ini seperti sebuah petualangan, tidak terjadi dalam semalam,” kata Collins. “Dengan semua kekhawatiran soal kesehatan (di tengah pandemi), saya tidak bisa lebih bahagia lagi dari pada saat ini.”

Rekam jejak mencatat bahwa Barty dan Collins sudah bertemu empat kali sepanjang karier mereka dengan kedudukan sementara 2-2.

Collins menang di dua laga terakhir, yakni di Australia Wk 8 pada Agustus 2021 dan Adelaide International pada Februari 2021. Sementara Barty mengalahkan Collins di putaran pertama Prancis Terbuka 2019 dan babak 32 besar Madrid Masters 2019.[]