News

Australia Cetak Rekor Infeksi hingga Laporkan Kematian Pertama COVID-19 Sepanjang Tahun 2021

New South Wales saat ini tengah berjuang melawan wabah varian Delta yang sangat menular.


Australia Cetak Rekor Infeksi hingga Laporkan Kematian Pertama COVID-19 Sepanjang Tahun 2021
Seorang pria dengan maskernya, berjalan di jalanan Sydney pada Rabu ( 7/7) (AP Photo/Rick Rycroft)

AKURAT.CO Australia baru saja melaporkan kematian COVID-19 pertama pada tahun ini. Pasien adalah seorang wanita berusia 90 tahun. Ia meninggal hanya beberapa jam setelah dites positif COVID-19. Kematiannya juga menjadi yang pertama dari infeksi yang didapat secara lokal.

Seperti diwartakan Reuters hingga FR24 News, laporan kematian pertama pada tahun 2021 itu diungkap pada Minggu (11/7) waktu setempat. Ini bersamaan ketika negara bagian New South Wales (NSW) melaporkan rekor baru infeksi tahun 2021 dengan angka mencapai 77 kasus per hari. Diketahui, NSW sendiri saat ini tengah berjuang melawan wabah varian Delta yang sangat menular.

Baca Juga: Australia Diamuk Wabah COVID-19 Varian Delta India, Sydney Paling Mengkhawatirkan

Perdana Menteri NSW, Gladys Berejiklian mengatakan jumlah kasus di dalam dan sekitar Sydney diperkirakan akan meningkat. Sementara diketahui, sebagai kota terbesar di NSW, Sydney berada dalam penguncian ketat selama lebih dari tiga minggu. Menurut laporan, infeksi pun kini tengah tumbuh dan menyebar terutama di kalangan warga yang belum divaksin.

"Besok dan beberapa hari setelahnya akan lebih buruk, jauh lebih buruk daripada yang kita lihat hari ini.

"Saya (justru) akan terkejut jika besok, tambahan kasus baru mencapai kurang 100  (kasus)," kata Berejiklian dalam briefing yang disiarkan televisi.

Pada hari Sabtu (10/7), Sydney mencatat 50 kasus, rekor tertinggi pada 2021. Lalu, pada Minggu (11/7), ada 33 kasus infeksi di kalangan komunitas. 

Kemudian, dari kasus-kasus di Sydney itu, ada 52 orang yang dirawat di rumah sakit. 15 di antaranya dalam perawatan intensif, sedangkan lima pasien lain membutuhkan ventilasi.

Sejauh ini, jumlah infeksi total di kota itu mencapai hingga 566 kasus.