Lifestyle

Audi Marissa Pernah Alami Body Shaming, Ini Alasan Sesama Wanita Saling Membully

Jangan menilai orang dari luarnya saja


Audi Marissa Pernah Alami Body Shaming, Ini Alasan Sesama Wanita Saling Membully
Pemain sinetron Audi Marissa sebelum hamil dan melahirkan. (INSTAGRAM/audimarissa)

AKURAT.CO, Audi Marissa, salah satu artis yang mengalami body shaming. Dulu Marissa pernah dibully habis-habisan karena berat badannya meningkat pasca melahirkan.

Kesal terus dibully, Marissa pun pada waktu itu langsung memblokir akun-akun milik orang yang sudah menghinanya.  Marissa sangat menyesalkan perlakuan warganet padanya. Istri Anthony Xie bingung kenapa dirinya terus dibully, padahal tidak pernah berbuat salah pada oranglain. 

Bukan hanya Marissa, ternyata banyak wanita yang mengalami body shamming. Menurut penelitian ZAP Beauty Index 2020, tercatat 62 persen wanita Indonesia pernah alami bully body shamming. Diantaranya yang membully, tentu terbanyak juga dari kalangan wanita.

Lantas kenapa sesama wanita saling membully? Bagi Psikolog ada beberapa faktor kenapa sesama wanita saling membully. 

Bangga sudah berhasil menghilangkan kekurangan

Orang melakukan body shaming karena ingat dulu pernah punya kekurangan secara fisik. Jika bertemu orang yang perutnya sama seperti perutnya dulu, orang tersebut spontanitas akan menyinggung secara tidak disadari. Kalimat itu misalnya seperti "kok perut kamu buncit kayak aku dulu. Nih liat aku udah langsing karena sekarang aku rajin olahraga".

Tidak menghargai perbedaan pada fisik setiap orang

Orang akan melakukan body shaming ketika melihat oranglain tidak sesuai ekspektasinya. Padahal tuhan menciptakan fisik orang berbeda-beda, sekalipun bagian dalam keluarga. Kalimat itu seperti ‘kok kamu pendek, kakak sama ayahmu saja tinggi’.

Tujuan iklan

Secara tidak langsung dan tanpa disadari, orang bisa melakukan body shaming. Sebetulnya ini tergantung bagaimana orang memandang, apakah bisa dilihat sebagai bullyan atau sebagai informasi solusi. Misalnya pada kalimat atau tulisan "Pensil alis warna coklat, lebih cocok buat yang kulitnya putih. Kenapa kamu pakai?"

Tidak Tahu Mana yang Boleh Dikomentari

Menilai oranglain boleh, tapi tidak sepenuhnya harus diucapkan ke orang terkait. Terutama mengomentari berat badan wanita yang hamil atau baru melahirkan. Sebab apa? itu bisa memicu depresi dan tidak baik bagi keadaan janin bayi dalam kandungan.[]