Olahraga

Atlet Yunani Rebut Emas Lompat Jauh, Puerto Riko Berjaya di Lari Gawang

Militiadis Tentoglou meraih emas di nomor lompat jauh putra untuk emas kedua bagi Yunani di Olimpiade Tokyo 2020.


Atlet Yunani Rebut Emas Lompat Jauh, Puerto Riko Berjaya di Lari Gawang
Atlet asal Yunani, Miltiadis Tentoglou, saat beraksi di final nomor lompat jauh putra Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, Senin (2/8). (TWITTER/George Vardas)

AKURAT.CO, Atlet asal Yunani, Miltiadis Tentoglou, menyumbangkan emas kedua untuk negaranya di Olimpiade Tokyo 2020 dengan meraih medali emas cabang atletik nomor lompat jauh putra. Tentoglou menang dengan mengalahkan favorit asal Kuba, Juan Miguel Echevarria, di posisi kedua.

Bertanding di Stadion Nasional, Tokyo, Jepang, Senin (2/8), Tentoglou menjadi yang terbaik dengan lompatan sejauh nilai 8,41 meter di lompatan keenam. Echevarria gagal mengejar Tentoglou setelah gagal dalam hitungan mundur meski meraih lompatan yang sama jauhnya untuk posisi kedua.

Adapun medali perunggu menjadi milik atlet asal Kuba lainnya, Maykel Masso, yang mencatatkan lompatan sejauh 8,21 meter. Sumbangan Masso dan Echevarria adalah sumbangan pertama untuk Kuba di lintasan atletik.

Sementara itu, di nomor 100 meter lari gawang putri emas menjadi milik atlet asal Puerto Riko, Jasmine Camacho-Quin. Atlet ini menjadi yang terbaik dengan menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 12,37 detik.

Kemenangan yang cukup berarti mengingat Camacho-Quin bersaing dengan pemilik rekor dunia asal Amerika Serikat, Kendra Harrison. Adapun Harrison harus puas di posisi kedua dengan catatan waktu 12,52 detik.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh wakil Jamaika, Megan Tapper. Pelari ini meraih medali perunggu dengan catatan 12,55 detik.

Untuk sesi pagi, Olimpiade Tokyo baru mempertandingkan final lompat jauh putra dan 100 meter lari gawang putri. Adapun tiga final lain, yakni lempar cakram putri, lari halang-rintang 3.000 meter putra, serta lari 5.000 meter putri, akan digelar pada sore hari nanti.

Sejauh ini, Italia masih memimpin klasemen medali cabang atletik dengan dua emas. Salah satu emas Italia diraih secara mengejutkan melalui Lamont Marcell Jacobs yang memenangi medali emas nomor paling bergengsi, 100 meter putra.

Indonesia sendiri belum berhasil mendapatkan medali di nomor ini. Mengirimkan dua atlet di nomor 100 meter putra dan putri, Lalu Muhammad Zohri dan Alvin Tehupeiory, Indonesia hanya bisa sampai di penyisihan.

Alvin terhenti di putaran pertama dengan berada di posisi terakhir heat 2 sementara Zohri menempati posisi kelima di heat empat putaran pertama.[]