Lifestyle

Astrid Kuya Bagikan Pengalaman Baby Blues Setelah Melahirkan Cinta Kuya

Artis sekaligus istri dari presenter Uya Kuya, Astrid Kuya membagikan pengalamannya yang pernah mengalami baby blues, setelah melahirkan Cinta Kuya


Astrid Kuya Bagikan Pengalaman Baby Blues Setelah Melahirkan Cinta Kuya
Kolase foto Astrid Kuya (Instagram/astridkuya)

AKURAT.CO, Artis sekaligus istri presenter Uya Kuya, Astrid Kuya, membagikan pengalamannya yang pernah mengalami baby blues, setelah melahirkan Cinta Kuya. 

Hal ini berawal dari dirinya meng-stich konten Tik Tok dari akun Anita Simbolon Olshop, mengenai ibu muda yang tega menggorok leher anaknya yang masih bayi. Hal ini diketahui dari akun Tik Tok milik Astrid Kuya. 

"Saya nggak tau apa yang terjadi sama ibu itu apakah benar baby blues atau bukan, karena saya ingin berbagai pengalaman soal baby blues karena banyak komen di konten ini mengenai baby blues," ujar Astrid Kuya melalui Tik Tok, dikutip pada Rabu, (14/7). 

Astrid mulai menceritakan pengalaman baby bluesnya, ketika dirinya melahirkan Cinta Kuya pada usia 24 tahun, yang dianggapnya sudah matang untuk menikah. Padahal faktanya, usia 24 tahun belum matang untuk menikah. 

"Mulai dari kesakitan akibat rahim yang tadinya membesar, habis melahirkan tiba-tiba mengecil terus waktu menyusui saya demam sampai tiga hari. Terus Cinta tiap jam empat pagi bangun jam 9 pagi baru tidur. Jadi rutinitas bayi yang nggak pernah saya alami, tiba-tiba saya harus merasakan seperti itu," katanya.

"Ditambah saat itu saya bersikeras kepada suami untuk tidak menggunakan jasa baby sitter karena merasa masih sanggup mengurusi tetapi nyata tidak," sambungnya.  

Baby blues yang dialami Astrid berawal dari dirinya yang sering menangis melihat Cinta karena Cinta selalu menangis saat digendong. 

"Ini kan anak saya tapi kenapa setiap saya gendong selalu nangis. Padahal kalau dipegang atau digendong sama orang lain, nggak nangis," ucapnya.

Beberapa hari kemudian setelah Astrid menangis itu, ia marah-marah ketika melihat Uya Kuya pergi keluar rumah. Karena merasa dirinya kecapekan dan sakit akibat mengurusi Cinta kala itu.

"Saya marah-marah sama suami saya, 'Saya ini capek, saya sakit kenapa kamu...'," sambungnya. 

Setelah Astrid marah-marah, Uya Kuya langsung balik menemaninya.

"Tapi ini kejadian benar benar saya alami. Ketika sudah nangis-nangis, bingungnya, saya berdiri gendong Cinta terus saya lihatin Cinta. Tiba-tiba, saya rasa kok nggak ada ikatan batin (sama Cinta) pas dia nangis saya lepasin (dari gendongan). Saya nggak tau, saya lepasin pas saya gendong untung dibawahnya ada kasur, Cinta jatuh ke kasur," tuturnya.

@astridkuya

##stitch with @Anita Simbolon Olsop ingin berbagi pengalaman saya mengenai Baby Blues

original sound - Astrid

Setelah kejadian dirinya melepas Cinta dari gendongan itu, Astrid mencari tahu apa yang terjadi pada dirinya ke dokter. Dokter mengatakan bahwa ia terkena baby blues. 

@astridkuya

Reply to @bundaelwaiteu semoga bisa memberikan edukasi dr pengalaman saya pribadi yukk semangat untuk bunda2 yg baru melahirkan

original sound - Astrid

"Jadi ketika Bunda mengalami baby blues, merasakan suasana hati yang berubah secara tiba-tiba atau mood swing, tolong kalian ngomong sama mertua, sama ibu, sama suami bilang aja 'Mah aku capek, mas aku capek, mas aku lelah. Aku lagi stress.," ucapnya.

"Jangan diam, speak up, ngomong 'Mas bantu aku, Kaka bantu aku'. Setelah kejadian itu (melepas Cinta dari gendongan), saya minta bantuan suami, mertua sering datang menanyakan keadaan saya dan ibu saya sampai nginep sebulan, hal itu dampaknya hebat banget. Saya bisa mendekatkan diri sama Cinta, percaya diri dan terbantu mengrus Cinta," pungkasnya.[]