News

Asrama Haji Pondok Gede Bakal Disulap Jadi Tempat Karantina Jamaah Umrah, Setuju?

Hilman Latief mengatakan, Asrama Haji Pondok Gede memenuhi syarat menjadi tempat karantina jamaah umrah.


Asrama Haji Pondok Gede Bakal Disulap Jadi Tempat Karantina Jamaah Umrah, Setuju?
Suasana area luar penginapan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (29/6/2020). Tahun ini, Asrama Haji tampak sepi tidak seperti tahun-tahun sebelumnya ketika ribuan umat muslim untuk menerima pembekalan sebelum berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci karena pemerintah Indonesia membatalkan seluruh pemberangkatan haji, sementara kerajaan Arab Saudi membatasi jemaah haji. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief mengatakan, Asrama Haji Pondok Gede memenuhi syarat menjadi tempat karantina jamaah umrah.

Penegasan ini disampaikan Hilman setelah dilakukan pengecekan kesiapan oleh Satgas Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Tim Satgas Covid-19 BNPB sudah meninjau asrama haji. Mereka melakukan pengecekan kesiapan. Kesimpulannya, Asrama Haji Pondok Gede memenuhi syarat sebagai tempat karantina jamaah umrah Indonesia," tegas Hilman dalam keterangannya, Minggu (28/11/2021).

Saat ini, Hilman masih berada di Arab Saudi untuk menuntaskan pembahasan skenario penyelenggaraan umrah di masa pandemi dengan pihak Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Menurutnya, skenario penyelenggaraan umrah yang disiapkan Kementerian Agama akan menerapkan kebijakan satu pintu pemberangkatan jamaah melalui Asrama Haji Pondok Gede.

Untuk itu, Hilman meminta, proses karantina jamaah sebelum keberangkatan, pemeriksaan kesehatan, dan karantina setelah kembali ke Indonesia, akan dilakukan di Asrama Haji Pondok Gede.

"Ini sebagai bagian dari upaya kita dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Jamaah yang berangkat umrah harus dalam keadaan sehat sejak di Tanah Air, selama di Arab Saudi, dan sampai kembali lagi di Indonesia," paparnya.

Hal senada disampaikan Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab. Menurutnya, setelah melakukan peninjauan lapangan, tim BNPB menyimpulkan, asrama haji sudah memenuhi syarat untuk karantina jamaah umrah.

"Hanya perlu penambahan sejumlah informasi di areal asrama. Misalnya, tanda jalur keluar masuk, tanda penunjuk fasilitas, dan lainnya," jelas Mujab.

"Alur pergerakan sejak kedatangan jamaah dan keberangkatan, semua sudah dicek, dan semuanya sudah oke," imbuhnya.[]