News

Aspirasi Warga Diabaikan, Golkar: Anies Tak Punya Niat Bekerja Bareng DPRD DKI


Aspirasi Warga Diabaikan, Golkar: Anies Tak Punya Niat Bekerja Bareng DPRD DKI
Ketua fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco

AKURAT.CO, DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat paripurna membahas pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) Tahun Anggaran 2019. 

Rapat itu diwarnai aksi walk out dari sejumlah fraksi yang yang tak terima P2APBD 2019. Salah satu fraksi yang keluar dari ruang sidang adalah Fraksi Golkar.

Ketua fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco mengatakan pihaknya memilih walk out lantaran Gubernur Anies Baswedan tidak mau bekerja sama dengan DPRD DKI. Pasalnya aspirasi masyarakat yang telah disampaikan pihaknya kepada Pemprov DKI tidak ada yang di tindaklanjuti.

baca juga:

"Tanda kutip tidak punya niat baik untuk bekerja sama dengan legislatif. sudah satu tahun kita dilantik di sini dan sudah 3 kali  reses banyak juga aspirasi yang kita sampaikan tidak diwujudkan dengan eksekusi," kata Basri saat ditemui di luar ruang rapat.

Basri menilai, Anies Baswedan tidak punya niatan menghargai anggota dewan dewan yang bekerja sebagai alat masyarakat untuk menyalurkan aspirasi mereka. 

Yang bikin sewot Basri, selain tidak ada tindak lanjut, Anies Baswedan dan jajaranya juga terkesan acuh. Bahkan hingga hari ini tidak ada penjelasan dari terkait masukan-masukan yang sudah diberikan pihaknya.

"Jadi intinya itu tidak ada penghargaan dari eksekutif untuk legislatif,"tegasnya.

Menurut Basri cara kerja yang dilakukan Anies dan anak buahnya sudah tidak sehat. Untuk itu pihaknya  memilih keluar dan tidak ikut ambil bagian dalam rapat itu sebagai bentuk protes pihaknya.

"Kami berpikir bahwa ini sudah tidak sehat. kalau gubernur dan eksekutif sudah tidak melaksanakan dan tugas dan menghargai anggota dewan ya maka kita juga punya sikap untuk juga bisa menolak apa yang dibuat oleh gubernur,"tandasnya.

Yohanes Antonius

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first