News

Asosiasi Pengemudi Ojek Online Dukung Polri Tindak Judi Online

Adanya judi online turut berdampak kepada sebagian pengemudi ojek online (ojol) yang tergiur dengan hasil menang judi. 


Asosiasi Pengemudi Ojek Online Dukung Polri Tindak Judi Online
Tersangka dihadirkan saat rilis kasus judi online dan prostitusi di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (26/10/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia mendesak Polri untuk menindak maraknya promosi judi online.

Adanya judi online turut berdampak kepada sebagian pengemudi ojek online (ojol) yang tergiur dengan hasil menang judi. 

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Igun Wicaksono mengatakan pihaknya mendesak Polri agar mengusut tuntas maraknya promosi judi online tersebut melalui berbagai media digital, elektronik dan pesan singkat.

baca juga:

Selain itu, Garda Indonesia juga menyayangkan adanya oknum artis yang terlibat dalam endorse ataupun promosi judi online, salah satunya oknum artis yang diduga terlibat melakukan aksi promosi maupun endorse judi online adalah NM. 

"Diduga oknum artis selebritis NM ini merupakan endorser promosi judi online," Igun Wicaksono, Sabtu (21/5/2022). 

Igun mengaku pihaknya banyak menerima keluhan dari keluarga pengemudi ojol yang terjerat dalam promosi judi online sudah mengkhawatirkan. 

"Pengemudi ojol yang terlibat kehilangan pendapatan untuk keluarganya akibat uang hasil mencari nafkah digunakan untuk berjudi online karena tertarik dari iming-iming promosi endorser artis selebritis ini salah satunya adalah NM," ungkapnya. 

Oleh sebab itu, Garda berharap Polri dapat tegas dan usut oknum artis selebritis NM agar tidak ada lagi oknum-oknum artis selebritis yang bersedia menjadi endorser atau mempromosikan judi online baik secara langsung maupun tidak langsung kedepannya.[]