Entertainment

Askara Parasady Tak Ajukan Duplik, Sidang Berikutnya Putusan 7 Juni Mendatang

Sebelumnya JPU tuntut Askara Parasady 1 tahun penjara


Askara Parasady Tak Ajukan Duplik, Sidang Berikutnya Putusan 7 Juni Mendatang
Aksara suami penyanyi Nindy Ayunda tersandung kasus penyalahgunaan narkotika, di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (12/1) (AKURAT.CO/Agussalim)

AKURAT.CO, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak pledoi atau nota pembelaan dari terdakwa Askara Parasady dalam sidang agenda replik dalam kasus narkoba dan senjata api (senpi) ilegal yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (24/5).

Dalam repliknya, JPU Asep menyampaikan tetap keukeuh menjatuhi hukuman untuk Askara, 1 tahun penjara dan denda Rp10 juta Menurut Asep, pledoi yang disampaikan Askara tidak mendasar.

Atas replik dari JPU tersebut, kuasa hukum Askara, Benedictus Wisnu mengatakan pihaknya tidak akan menyiapkan duplik atau bantahan. Benedictus menegaskan pihaknya tetap mengacu pada pledoi yang disampaikan sebelumnya saja. 

"Intinya kami tidak mengajukan duplik karena kami tetap pada pembelaan (pledoi) kami," ujar Benedictus Wisnu di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Sebelumnya, dalam pledo tim kuasa hukum meminta agar Askara direhabilitasi. Sementara pada kasus Senpi, mereka meminta kliennya agar tidak dinyatakan bersalah dan barang bukti segera dikembalikan. 

Karena tidak ada duplik dari pihak Askara tanggapi replik JPU, kemudian majelis hakim menentukan sidang berikutnya adalah putusan. Yakni pada 7 Juni 2021 mendatang.

"Untuk hasilnya kita tunggu aja tanggal 7 Juni seperti yang disampaikan oleh Majelis Hakim tadi," jelasnya.

JPU mengatakan perbuatan mantan suami Nindy Ayunda itu telah melanggar pasal 62 UU RI nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika, pasal 127 ayat 1 huruf (a) UU RI nomor 35 tahun 1999 tentang narkotika. Pasal 1 ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951 (tentang kasus senpi), sehingga layak dituntut 1 tahun penjara dikurangi masa tahanan.[]