Ekonomi

Asing Getol Jualan Rp193,77 Miliar, IHSG Masih Meriang Jelang Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun pada penutupan perdagangan, Jumat (18/6/2021)


Asing Getol Jualan Rp193,77 Miliar, IHSG Masih Meriang Jelang Akhir Pekan
Petugas membersihkan area main hall IHSG di Bursa Efek Jakarta, Jumat (25/9/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun pada penutupan perdagangan, Jumat (18/6/2021). IHSG melemah 1,01% atau 61,33 poin ke 6.007,12.

Ada 112 saham menguat, 412 saham turun, dan 122 saham stagnan. Nilai transaksi Rp16,9 triliun.

Investor asing mencatat net sell Rp193,77 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers LQ45 meliputi saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -6,94%, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) -6,82%, saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) -6,64%. tiga saham LQ45 yang menguat hari ini:

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers diantaranya, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) 3,52%, saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 2,95%, saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) 2,83%.

Sebelumnya, IHSG terdampar lagi di zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama. IHSG berakhir di level 5.958,015 atau  lemah 110,4 poin atau -1,82%.

Tercatat 67 saham naik, 466 saham melemah, 157 saham stagnan. Nilai transaksi bursa sedikit menguat yakni di kisaran Rp8,658 triliun.

Investor asing melakukan net sell pada keseluruhan market Rp106,49 miliar dan net sell Rp99,69 miliar di pasar reguler.

Sebelumnya, IHSG dibuka melemah 2,93 poin atau 0,05% ke posisi 6.065,52 pada pembukaan perdagangan tadi pagi.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,65 poin atau 0,07% ke posisi 876,78.

Sekadar informasi, secara teknikal, IHSG terkonfirmasi break out MA5 dan menutup gap yang terbentuk dipekan lalu.

IHSG (-0.17%) turun 10.12 poin kelevel 6068.45 saham-saham pada sektor energy (-1.46%) dan barang konsumsi primer (-1.08%) memimpin pelemahan dan saham-saham disektor teknologi (+2.05%), Industri (+0.67%) dan Keuangan (+0.21%) menguat gagal menahan IHSG dizona hijau. 

" Keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia dilevel 3,5% sesuai ekspektasi pasar disaat signal Taper Tantrum dan prospek suku bunga The Fed kian memanas pasca pertemuan FOMC semalam," ujar Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat (18/6/2021).[]

Denny Iswanto

https://akurat.co