image
Login / Sign Up
Image

Hervin Saputra

Bekerja sebagai redaktur kanal olahraga Akurat.co. Pernah bekerja untuk World Soccer Indonesia.

Jokowi Memainkan Politik Bhinneka Tunggal Ika di Asian Games

Hervin Saputra

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Image

Aksi para penari menyemarakkan rangkaian pembukaan Asian Games 2018, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (18/8/2018). Pembukaan Asian Games 2018 sangat meriah dan megah dengan melibatkan banyak pihak yang mendukung untuk menyukseskan ajang 4 tahunan tersebut. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO, Dalam kacamata orang Indonesia, atau jurnalis Indonesia, Asian Games Jakarta-Palembang 2018 disongsong dengan semacam kecemasan. Mulai dari persiapan yang tak matang, kali hitam di dekat Wisma Atlet Kemayoran, juga buruknya transportasi publik di Palembang, adalah alasan-alasan yang cukup membenarkan “keraguan yang telah terbiasa” terhadap pemerintah sebagai penyelenggara.

Namun, semua seakan terhapus melalui seremoni pembukaan yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (18/8). Media sosial “meledakkan” Asian Games dengan puja-puji dan warga negara menyadari bahwa ternyata negara mereka bisa menggelar upacara pembukaan nan megah dan spektakuler.

Di luar semua itu, sebagaimana pengalaman di sejumlah seremoni pembukaan event olahraga raksasa, politik seringkali menunjukkan perselisihan tajamnya. Ambil contoh ketika Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence, yang menolak berjabat tangan dengan perwakilan Korea Utara meski duduk berdekatan dalam pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan, 9 Februari silam.

baca juga:

Di Indonesia, dengan posisi jadwal event setahun menuju Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden 2019, maka politik, terutama politik domestik, menjadi semacam sesuatu yang “diawas-awaskan” kepada pemerintah berkuasa untuk tak menggunakan seremoni sebagai ajang kampanye.

Meski demikian, sulit menghindari persepsi, atau selalu saja ada yang berpersepsi, bahwa upacara pembukaan di Stadion GBK akan “disabotase” oleh pemerintah berkuasa untuk meraih simpati demi elektabilitas.

Di GBK, Asian Games 2018 dibuka dengan video rekayasa yang menggambarkan perjalanan Presiden Joko Widodo dari Istana Negara menuju Stadion GBK. Di tengah jalan, Jokowi – sapaan Joko Widodo – memutuskan mengendarai sepeda motor untuk menghindari kemacetan dengan melalui “jalan tikus” dan ditandai dengan “citra” positif dengan membantu sejumlah siswa Sekolah Dasar menyeberang jalan.

Presiden Joko Widodo mengendarai sepeda motor memasuki Stadion Gelora Bung Karno saat Pembukaan Asian Games 2018. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo.

Video itu diakhiri dengan Jokowi yang riil memasuki GBK dengan mengenakan sepeda motor. Dengan jas hitam dan helm hitam, Presiden Indonesia ketujuh itu telah memberikan semacam “gaya” untuk menunjukkan citranya kepada dunia, juga kepada para lawan politiknya.

Dia (Jokowi) sangat lucu, saya senang melihatnya. Dia ikut berjoget bersama ketika lagu diputar. Dia terlihat berbeda dengan pemimpin lain yang pernah saya lihat,” ucap salah seorang jurnalis India yang bekerja untuk media yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab, Gulf News, ND Prashant, tentang aksi Jokowi di pembukaan Asian Games 2018.

Jokowi adalah presiden Indonesia keempat yang mendapatkan kesempatan membuka event multicabang setelah Soekarno, Soeharto, dan Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam sejarah negara kepulauan ini, Asian Games 2018 adalah event multicabang ketujuh yang digelar di Indonesia setelah Asian Games 1962,  Ganefo 1963, dan empat kali SEA Games (1979, 1987, 1997, 2011). Dan untuk dua yang pertama, dibuka oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno, dan ditandai dengan kentalnya perseteruan Perang Dingin.

Perang Dingin mungkin telah berakhir, namun Jokowi, sebagai representasi penguasa saat ini, menghidupi empat tahun kepemimpinannya dengan dukungan dan penentangan bahkan ujaran kebencian terhadapnya. Istilah #2019gantipresiden adalah salah satu yang populer sehubungan dengan pencalonannya untuk Pemilihan Presiden tahun depan.

Dalam pertarungan politik tersebut, pra-Asian Games adalah momen paling krusial. Selain dukungan setengah hati yang ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dikuasai oleh Anies Baswedan sebagai lawan politik Jokowi, Asian Games seperti mencari “ikatan” kesatuan bahwa untuk event ini, Indonesia harus mewakili satu kesatuan Indonesia tanpa perkubuan politik para elitenya.

Namun, pertunjukan telah melunturkan keterpecahan itu. Pembukaan Asian Games dihelat dengan upaya yang spektakuler dengan menawarkan apa yang tidak dimiliki oleh negara lain, atau, yang sejak dahulu kala merupakan pesona Indonesia kepada dunia.

Bukit buatan raksasa yang terdiri dari air terjun, sawah bertingkat, hutan dan ladang, diakhiri dengan penyalaan kalderon oleh legenda bulutangkis Indonesia peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992, Susy Susanti, yang membuat penonton menyadari bahwa kalderon itu ditempatkan sebagai kawah gunung berapi, membayar semua itu.


Stadion GBK bermandikan warna-warni atraksi kembang api. AKURAT.CO/Sopian.

Dalam narasi “dagangan kampanyenya”, Jokowi boleh dikatakan “menang banyak” karena Asian Games 2018 ditandai dengan slogan harmoni dalam keberagaman Asia. Dalam konteks Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir, keterpecahan akibat politik identitas, politisasi agama, radikalisme dan terorisme, mendapatkan penentangan yang tepat pada pembukaan Asian Games 2018.

Dalam Asian Games 2018, kita bangsa-bangsa se-Asia ingin menunjukkan bahwa kita bersaudara, kita bersatu, kita ingin meraih prestasi,” ucap Jokowi saat membuka Asian Games 2018.

Pertunjukan dimulai dengan tari tradisional Aceh, Saman, yang diperagakan oleh 1.500 penari. Tarian ini dimulai dengan ucapan “assalammualaikum” yang menggambarkan Aceh sebagai provinsi dengan pengaruh Islam yang kuat sekaligus menggambarkan Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Selepas itu ada salah satu penyanyi yang sedang “naik daun” di dunia hiburan, Via Vallen. Kombinasi antara Islam dan dunia pop membuat menu pembuka pertunjukan menjadi cair dan jauh dari kesan kekakuan.

Selanjutnya, dalam empat tema besar yang sekali lagi menunjukkan “akar rumput” Indonesia sebagai negara dengan banyak agama, suku, dan bahasa, pertunjukan memberikan musik dan tarian tradisional dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ada lagu Tak Tong Tong dari Minangkabau, Manuk Dadali dari Sunda, Si Patokaan dari Sulawesi, Paris Berantai dari Kalimantan, dan penyanyi asal Papua, Edo Kondologit, yang menyanyikan lagu dari daerah asalnya, Apuse.

“Kami ingin menunjukkan bahwa meski Indonesia adalah negeri dengan umat Islam terbesar di dunia, namun kehidupan masyarakatnya damai dan harmonis,” kata Ketua Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir. “Kami menyebutnya Bhinneka Tunggal Ika, Unity in Diversity.”

Para penari Saman pada Pembukaan Asian Games 2018. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo.

Lebih dari itu, semangat mencintai perbedaan ini juga meneguhkan kembali apa yang sudah dicanangkan oleh pendiri bangsa yang warisannya sempat disinggung oleh Presiden Komite Olimpiade Asia (OCA), Ahmad Al Fahad.

Fahad menyebut lagi bahwa saat ini ia berdiri di atas venue yang dibangun pada 1962 untuk Asian Games pertama di Indonesia. “Ini (Stadion GBK) adalah warisan besar,” kata Fahad.

Lebih dari semua itu, sukses menggelar pertunjukan pembukaan Asian Games ini sudah seharusnya memberi optimisme dan visi untuk masa depan Indonesia. Terutama adalah mengurangi kesenjangan ekonomi karena bagi mereka yang datang secara langsung ke GBK untuk menyaksikan pembukan Asian Games 2018, akan bisa merasakan bahwa para penonton berasal dari kelas tertentu yang berani membeli tiket dengan harga termurah Rp 750 ribu.

Dengan pengalaman dua kali menyelenggarakan Asian Games, maka lambat-laun Olimpiade adalah hal yang mungkin untuk dibawa ke Indonesia. Jika kelak Olimpiade digelar di Indonesia, maka sebaiknya disertai dengan menipisnya kesenjangan ekonomi sehingga tiket menonton pertandingan olahraga bisa dijangkau oleh masyarakat luas yang hidup di negara pencinta olahraga ini.[]

 

 

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Asian Games

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Honor Penari Pembukaan Asian Games Macet di Sekolah?

Image

Olahraga

Sportainment

Pasca Asian Games, Seragam Volunteer Dijual dengan Harga Selangit

Image

Hiburan

Sering Mengenakan Jaket, Inilah 10 Gaya Panggung JFlow

Image

Asian Games

Tenis

Christoper Mengaku Tak Menyangka Bisa Bawa Pulang Medali Emas

Image

Asian Games

Asian Games 2018 Jakarta-Palembang

Usai Raih Emas di Asian Games, Aldila Punya Mimpi yang Lebih Besar

Image

Asian Games

Sepak Takraw

Raih Medali Perunggu Asian Games, Lena-Leni Belum Tentu Turun di SEA Games

Image

Asian Games

Bonus Atlet

Setelah Diarak, Atlet asal Jateng Diguyur Bonus

Image

Asian Games

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Suka Duka Jadi Voulenteer Asian Games? Ini Curhatan Mereka

Image

Asian Games

5 Perjalanan Karier Musik RAN, Singlenya Dibuat Versi Bahasa Jepang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Asian Games
Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Honor Penari Pembukaan Asian Games Macet di Sekolah?

"Di mana hak yang seharusnya kami terima setelah pengabdian kami kepada negara?” tulis pengantar petisi hak penari pembukaan Asian Games.

Image
Asian Games
Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Wow, Ternyata Begini Kampung Halaman Rusa Maskot Asian Games 2018

Rusa dari Pulau Bawean menjadi maskot Asian Games 2018. Hewan ini tergolong unik. Begitu pula asalnya yang indah.

Image
Asian Games
Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Mau Kirim Karangan Bunga pada Atlet? Begini Caranya

Kini, Masyarakat bisa memberikan apresiasi kepada atlet yang meraih medali emas Asian Games 2018 lewat karangan bunga.

Image
Asian Games
Tenis

Christoper Mengaku Tak Menyangka Bisa Bawa Pulang Medali Emas

"Pengurus Pelti kaget, bahkan saya juga kaget, karena kami hanya ditargetkan untuk meraih perunggu."

Image
Asian Games
Asian Games 2018 Jakarta - Palembang 2018

Kerja Keras dan Masa Depan Atlet Indonesia

Kerja keras berhasil membawa atlet Indonesia meraih apa yang menjadi impian mereka dan bangsa Indonesia.

Image
Asian Games
Asian Games 2018 Jakarta-Palembang

Usai Raih Emas di Asian Games, Aldila Punya Mimpi yang Lebih Besar

Persiapan Aldila Sutjiadi menuju Olimpiade Jepang 2020

Image
Asian Games
GoJek

Atlet Indonesia Panen Apresiasi dari Berbagai Pihak

Selain pemerintah, apresiasi juga datang dari perusahaan swasta dan masyarakat Indonesia.

Image
Asian Games
Basket

Ini Upaya Presiden SBP agar Clarkson Bela Filipina di Asian Games

Panlilio terbang ke New York, Amerika Serikat untuk membujuk NBA agar mengijinkan Clarkson bertanding di Asian Games 2018.

Image
Asian Games
Sepak Takraw

Raih Medali Perunggu Asian Games, Lena-Leni Belum Tentu Turun di SEA Games

Lena dan Leni masih belum konfirmasi apakah selanjutnya akan ikut SEA Games 2019

Image
Asian Games
Panjat Tebing

Usai Asian Games, 'Spider Woman' Indonesia Ingin Pecahkan Rekor Olimpiade Tokyo

Aries Susanti Rahayu tengah mengincar rekor waktu tercepat panjat tebing di Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

trending topics

terpopuler

  1. Saat Foto Kiai Ma'ruf Amin Jadi Bahan Provokasi, Malah Dulang Simpati

  2. Komunitas Emak-emak Parahyangan: Akhirnya, Kami Merasa Pak Jokowi Memang Pilihan Kami

  3. Terobos Konvoi Presiden, Begini Video Tania Usai Diberhentikan

  4. Mantan Dirut Pertamina Menangis Hingga Posting Foto Ani Yudhoyono Saat Muda

  5. Novanto Kabur dari Lapas Sukamiskin?

  6. Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati, Habib: akan Baik Jika Ketua Panpel, Ketua PSSI, Menpora Mundur

  7. Salut, Aksi Solidaritas Pemuda di Bandung untuk Haringga Sirila

  8. Fans: Masukin Tukang Berantem Kayak Tsamara ke DPR Seru Kali Ya

  9. Clift Sangra Kaget Melihat Sosok Istrinya Dalam Diri Luna Maya

  10. Tidak Memberikan Jalan Rombongan Presiden, Wanita 28 Tania Ditetapkan Sebagai Tersangka

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Mengatasi Problem Data Pemilih

Image
Sampe L Purba

BBM Satu Harga – Berbagi Peran dengan Pemda

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Hadapi Banyak Konflik, Konglomerat Ukraina ini Malah Tambah Kaya

Image
Ekonomi

Jokowi, Tokoh Pemerataan Pembangunan Indonesia

Image
Ekonomi

Ingin Sukses di Masa Muda, Ikuti Jejak CEO Termuda ini!