News

Asah Kreatifitas Lewat Lomba Stand Up Comedy di DPD Golkar Surabaya

Lomba Stand Up Comedy diharapkan mampu menghasilkan komika berkualitas dan bisa menjadi wahana untuk menilai kerja pemerintah


Asah Kreatifitas Lewat Lomba Stand Up Comedy di DPD Golkar Surabaya
Tampak suasana pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golongan Karya di Jakarta, Selasa (3/12/2019). Munas X Partai Golkar yang mengusung tema 'Kita Satu Untuk Indonesia' itu akan berlangsung pada 3-6 Desember 2019. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Di Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-56, DPD Golkar Surabaya menggelar lomba Stand Up Comedy, Sabtu, (24/10/2020). Lomba ini merupakan bentuk kreatifitas dalam rangka mengkritik kebijakan pemerintah.

Wakil Sekretaris Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar Surabaya, Bidot Suhariyadi mengatakan lomba Stand Up Comedy yang digelar DPD Golkar Jatim dengan tema "Semangat Golkar Membangun Indonesia" ini audisinya dilaksanakan di empat kota, yaitu di kota Surabaya, Malang, Jember, dan Kediri.

"Audisi untuk daerah Surabaya bertempat di DPD Partai Golkar yang berlangsung sejak Jumat (23/10) malam," katanya.

Menurut dia, peserta audisi Stand Up Comedy yang mendaftar ada 21 orang komika. Sedangkan Grand Final (10 besar) akan dilaksanakan di Kantor DPD Golkar Jatim pada 10 November 2020 bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan di Surabaya.

Bidot mengatakan audisi di Surabaya dihadiri Ketua DPD Jawa Timur M. Sarmuji, Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni, Ketua panitia HUT Provinsi Kodrat Sunyoto, Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPD Golkar Jawa Timur Pranaya Yudha Mahardika.

Selain itu Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Surabaya Edi Budi Prabowo, Sekretaris Golkar Surabaya Atmarawita Kadir, Bendahara Partai Golkar Surabaya Agung Prasojo dan beberapa pengurus pleno Golkar Surabaya.

Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni mengatakan semoga dengan adanya lomba Stand Up Comedy ini bisa menghasilkan komika-komika yang berintegritas di Kota Surabaya.

"Tentunya juga menjadikan ini sebagai wahana mengkoreksi kondisi sosial politik bangsa dan negara," ujarnya. []