Ekonomi

AS Setujui untuk Kirim Paket Bantuan ke Ukraina

Ini adalah paket yang besar, dan akan penuhi standar kebutuhan besar rakyat Ukraina


AS Setujui untuk Kirim Paket Bantuan ke Ukraina
Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen (BBC)

AKURAT.CO, Senat Amerika Serikat (AS) sudah menyetujui bantuan baru untuk Ukraina sebesar US$40 miliar atau setara dengan Rp584 triliun (kurs Rp14.600). Rancangan Undang-undang untuk bantuan itu akan dikirim ke Gedung Putih agar Presiden AS Joe Biden bisa menandatangani menjadi UU.

Persetujuan untuk bantuan ini adalah hasil dari pemungutan suara Senat AS, yang mana banyak anggota yang setuju untuk memberikan paket bantuan baru. Paket tersebut nantinya akan menjadi bantuan AS terbesar bagi Ukraina untuk membiayai militer, ekonomi, dan kebutuhan kemanusiaan.

" Ini adalah paket yang besar, dan akan penuhi standar kebutuhan besar rakyat Ukraina saat mereka berjuang untuk kelangsungan hidup mereka," kata Pemimpin Mayoritas Senat Demokrat Chuck Schumer dikutip dari Reuters, Jumat (20/5/2022).

baca juga:

Dalam kesempatan berbeda, Joe Biden menyatakan bahwa pengesahan RUU mengenai bantuan tersebut memastikan bila tidak akan kata 'nanti' untuk AS demi mengirimkan bantuan tersebut kepada Ukraina.

" Saya memuji Kongres karena mengirimkan pesan bipartisan yang jelas kepada dunia bahwa rakyat Amerika Serikat berdiri bersama dengan orang-orang pemberani Ukraina saat mereka membela demokrasi dan kebebasan mereka," ucap Biden.

Merespons bantuan dari AS, Kepala Staf Presiden Ukraina, Andriy Yermak mewakili Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy berterima kasih kepada Senat AS. Ia mengatakan uang itu akan membantu Ukraina untuk melawan Rusia.

" Kami bergerak menuju kemenangan dengan percaya diri dan strategis," tutur Kepala Staf Presiden Andriy Yermak dalam sebuah tulisan beberapa menit setelah pemungutan suara.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen menghimbau kepada negara sahabat atau sekutu untuk meningkatkan bantuan dana kepada Ukraina. Janet menilai dana yang telah diguyur kepada negara tersebut masih belum bisa mencukupi kebutuhan yang ada ditengah konflik dengan Rusia.

Janet juga meminta negara sahabat atau rekan dari AS untuk bergabung membantu Ukraina. Permintaan itu berbarengan dengan rencana Senat AS yang dikabarkan tengah mempertimbangkan paket bantuan militer dan kemanusiaan senilai US$40 miliar atau sekitar Rp586 triliun untuk Ukraina.

Sumber: Reuters