News

AS: Satu Suntikan Vaksin Johnson & Johnson Cukup Efektif Lawan Corona

Vaksin COVID-19 sekali pakai dari Johnson & Johnson (J&J) terbukti aman dan efektif menurut tinjauan yang diadakan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS).


AS: Satu Suntikan Vaksin Johnson & Johnson Cukup Efektif Lawan Corona
Vaksin Johnson & Johnson 66 persen efektif mencegah infeksi COVID-19 dari berbagai varian virus corona dalam uji coba global yang melibatkan hampir 44ribu orang (Pavlo Gonchar/SOPA Images/LightRocket)

AKURAT.CO, Vaksin COVID-19 sekali pakai dari Johnson & Johnson (J&J) terbukti aman dan efektif menurut tinjauan yang diadakan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS).

Pengumuman itu dirilis pada Rabu (24/2) oleh Badan Administrasi Makanan dan Obat AS (FDA). Saat itu, FDA menyimpulkan bahwa vaksin Johnson & Johnson memiliki 'manfaat yang diketahui' dalam mengurangi COVID-19 yang bergejala dan parah.

Ini berarti bahwa satu suntikan dari vaksin J&J sudah cukup untuk melawan virus corona.

Menurut BBC, analisis positif dari FDA itu telah membuka jalan bagi vaksin J&J untuk menjadi vaksin COVID-19 ketiga di AS setelah Pfizer dan Moderna. Vaksin J&J juga dinilai bisa menjadi alternatif yang hemat biaya dan bisa disimpan di lemari es sebagai pengganti freezer.

Penggunaan vaksin sekali pakai J&J memang belum disahkan oleh otoritas AS. Namun, menurut Al Jazeera, ahli independen FDA akan dijadwalkan untuk melakukan pertemuan guna memutuskan pengesahan persetujuan vaksin J&J. Sementara pertemuan dikatakan baru akan berlangsung pada Jumat (26/2) waktu setempat.

Seorang pejabat Gedung Putih juga telah membocorkan bahwa AS mungkin akan melakukan pendistribusian 3 juta dosis jika FDA menyetujui otorisasi darurat untuk vaksin J&J.

Terlepas dari persoalan persetujuan, J&J sendiri memang sebelumnya telah menyerahkan dokumen hasil uji klinisnya ke FDA. Dokumen J&J itu pun menyebut bahwa vaksinnya efektif mencegah infeksi tanpa gejala. Disebutkan pula bahwa dari analisis awal uji coba, tingkat kemanjuran mencapai hingga 88 persen.

Hasil itu ditarik dari data 16 kasus asimtomatik pada kelompok plasebo, dan dua kasus pada kelompok yang diberi vaksin.

Sementara untuk uji global, vaksin J&J terbukti 66 persen efektif dalam mencegah COVID-19. Uji global ini dilakukan oleh J&J dengan melibatkan hampir 44 ribu orang dari sejumlah negara, termasuk AS, Afrika Selatan hingga Brasil.

Ahada Ramadhana

https://akurat.co