News

AS Resmi Jalin Komunikasi dengan Palestina, Pertama Sejak 2017

AS Resmi Jalin Komunikasi dengan Palestina, Pertama Sejak 2017
Dalam foto ini, Joe Biden yang masih menjabat sebagai wakil presiden AS bertemu dengan Presiden PA Mahmoud Abbas di kompleks kepresidenan di Ramallah, Tepi Barat pada 9 Maret 2016 (Debbie Hill, Pool via AP)

AKURAT.CO, Pemerintahan Amerika Serikat (AS) yang dipimpin Joe Biden telah melangsungkan kontak resmi pertamanya dengan Palestina. Mengutip Times of Israel, komunikasi itu dilakukan oleh sejumlah pejabat dari dua negara melalui sambungan telepon pada Senin (1/1) waktu setempat.

Pembicaraan bilateral itu juga telah dikonfirmasi oleh Ketua Komisi Urusan Sipil Otoritas Palestina (PA), Hussein al-Sheikh. Melalui Twitter, al-Sheikh membeberkan bahwa ia memang telah melakukan komunikasi dengan Hady Amr. Amr adalah wakil asisten menteri luar negeri AS untuk urusan Israel dan Palestina.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa selama pembicaraannya, kedua belah pihak membahas tentang hubungan bilateral hingga situasi politik.

baca juga:

"Pembahasan itu tentang hubungan bilateral, situasi politik dan perkembangan terkini. Itu adalah percakapan yang konstruktif, dan komunikasi lebih lanjut telah disepakati," ucap al-Sheikh yang merupakan salah satu pembantu paling tepercaya Presiden PA, Mahmoud Abbas.

Selain al-Sheikh, dilaporkan ada pejabat Palestina lain yang juga ikut berbicara dengan Amr. Ia adalah Perdana Menteri (PM) PA Mohammad Shtayyeh, menurut laporan Radio Publik Nasional Palestina.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS diketahui belum merilis pernyataan resmi tentang pembicaraan ini. Namun, seorang pejabat di Deplu AS mengatakan kepada Times of Israel bahwa Amr telah membuat berbagai panggilan perkenalan saat menjalankan tugas barunya. Panggilan termasuk dengan pemerintah Israel dan juga para pejabat PA.

Meski begitu, sumber pejabat AS tersebut hingga kini belum mau membocorkan rincian diskusi yang dilakukan Amr.

"Kami tidak membahas rincian diskusi diplomatik pribadi," ucap sumber pejabat AS tersebut.

Palestina sendiri secara resmi telah memutuskan hubungannya dengan Washington mulai tahun 2017. Langkah Palestina itu pun terjadi menyusul keputusan Donald Trump untuk memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem. Sejak itu, hubungan AS-Palestina terus bertambah buruk selama sisa masa jabatan Trump.