Ekonomi

AS Akan Menaikkan Pajak Korporasi dan Beri Insentif Bagi Warganya yang Beli Kendaraan Listrik

AS setujui Rancangan Undang-Undang (RUU) yang bernilai USD700 miliar atau Rp 10.500 triliun mencakup perawatan kesehatan, pajak, dan perubahan iklim.

AS Akan Menaikkan Pajak Korporasi dan Beri Insentif Bagi Warganya yang Beli Kendaraan Listrik
White House (Foto : Istimewa)

AKURAT.CO Senat Amerika Serikat (AS) telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) yang bernilai USD700 miliar atau Rp 10.500 triliun yang mencakup perawatan kesehatan, pajak, dan perubahan iklim. RUU itu dibuat agar bisa memangkas biaya kesehatan, meningkatkan pajak perusahaan, dan mengurangi emisi karbon di AS.

Selain itu, RUU ini juga menyita perhatian karena melewati perdebatan sengit selama setahun lebih dan disahkan oleh perbedaan suara yang dramatis dengan selisih suara 51-50 pada Minggu lalu, yang mana suara Wakil Presiden AS Kamala Harris yang menjadi penentu.

"Setelah lebih dari satu tahun kerja keras, Senat membuat sejarah. Bagi orang AS yang telah kehilangan kepercayaan bahwa Kongres dapat melakukan hal-hal besar, RUU ini untuk Anda," ujar Pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumerr melansir BBC pada Selasa (9/8/2022).

baca juga:

RUU akan dikirim ke DPR AS yang diharapkan disahkan dalam pemungutan suara pada Jumat mendatang, sebelum ditandatangani presiden menjadi Undang-Undang (UU).

RUU ini mencakup aturan yang memungkinkan pemerintah untuk menegosiasikan harga yang lebih rendah untuk resep obat yang disediakan di bawah program asuransi kesehatan Medicare untuk mereka yang berusia di atas 65 tahun.

Menurut perkiraan yang dikeluarkan oleh Kantor Anggaran Kongres non-partisan, UU ini dapat diperkirakan menghemat ratusan miliar dolar pada dekade berikutnya.

Kebijakan tersebut juga memuat aturan pajak minimal 15 persen di sebagian besar perusahaan yang menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar per tahun. 

Lebih lanjut, kebijakan juga mencakup USD369 miliar demi mengatasi perubahan iklim, dan hal ini juga menjadi investasi terbesar untuk masalah iklim dalam sejarah AS.

Kebijakan ini juga memberikan dampak ke masyarakat, yaitu dapat menerima kredit pajak hingga USD7.500 untuk membeli mobil listrik, atau USD4.000 untuk mobil bekas.

Miliaran dolar AS juga akan dihabiskan dalam upaya untuk mempercepat produksi teknologi bersih seperti panel surya dan turbin angin. Anggaran tersebut juga termasuk USD60 miliar yang mana akan diberikan kepada masyarakat yang paling terkena dampak akibat polusi bahan bakar fosil.[]