Entertainment

Artis hingga Ulama, Ini Deretan Tokoh Publik yang Tolak Glorifikasi Saipul Jamil

Penyambutan yang meriah dan penampilannya di televisi yang dielu-elukan dikecam berbagai pihak.


Artis hingga Ulama, Ini Deretan Tokoh Publik yang Tolak Glorifikasi Saipul Jamil
Tokoh publik tolak glorifikasi Saipul Jamil (Instagram/Gusmiftah/najwashihab)

AKURAT.CO, Dibebaskannya Saipul Jamil dari penjara tidak mengakhiri persoalan yang menjeratnya. Penyambutan yang meriah dan penampilannya di televisi yang dielu-elukan dikecam berbagai pihak. Tidak hanya masyarakat biasa, beberapa selebriti dan tokoh agama juga mengkritik tindakan glorifikasi terhadap Saipul Jamil.

Bahkan, berbagai reaksi pun dilakukan oleh publik untuk menolak perayaan penyambutan Saipul Jamil. Mulai dari membuat petisi, hingga pencabutan kerja sama dengan pihak televisi, seperti yang dilakukan salah satu produser film.

Berikut beberapa artis dan tokoh publik yang mengritik glorifikasi terhadap bebasnya Saipul Jamil.

1. Arie Kriting

Komedian sekaligus aktor Arie Kriting menolak keras glorifikasi terhadap Saipul Jamil. Menurutnya, penyambutan terhadap pelaku pelecehan seksual adalah tindakan yang tidak bisa masuk di nalar.

"Saya tidak memberikan izin karya saya, ataupun image saya untuk digunakan media. baik media cetak, ataupun media televisi yang memberikan ruang bagi seorang pelaku pedofil dan pelecehan seksual kepada anak di bawah umur. Saya tidak rela," cuit Arie Kriting.

"Sikap pribadi dari saya, untuk menolak glorifikasi seorang pedofil dan pelaku pelecehan seksual kepada anak di bawah umur yang dihadirkan kembali dengan cara yang tidak masuk nalar," imbuhnya.

2. Ernest Prakasa

Senada dengan Arie, komedian yang juga menjadi sutradara, Ernest Prakasa, juga mengkritik penyambutan terhadap Saipul Jamil. Menurutnya, dengan diberinya panggung di televisi kepada Saipul Jamil, hal tersebut membuktikan nurani industri pertelevisian sudah mati.

"Bau busuk apa yang menyengat ini? Oh, ternyata bau bangkai matinya nurani stasiun televisi yang memperlakukan mantan napi pelecehan seksual bagaikan pahlawan," cuit Ernest Prakasa.

3. Angga Sasongko

Sutradara Angga Sasongko pun angkat bicara terkait penyambutan Saipul Jamil di televisi. Menurutnya, glorifikasi Saipul Jamil merupakan tindakan yang tidak menghormati  korban pelecehan seksual yang dilakukan Saipul Jamil.

"Menyikapi hadirnya Saipul Jamil di televisi dengan cara yang tidak menghormati korban, maka kami memberhentikan semua percakapan kesepakatan distribusi film Nussa dan Keluarga Cemara dengan stasiun terkait," cuit Angga Sasongko.

4. Najwa Shihab

Najwa Shihab pun tidak ketinggalan turut mengkritik perlakuan glorifikasi terhadap bebasnya Saipul Jamil. Dalam unggahannya di Instagram, sosok yang akrab disapa Nana ini menyebut jika perayaan penyambutan Saipul Jamil bisa membuat 'pemakluman' terhadap tindakan kekerasan seksual.

"Glorifikasi dan bahaya normalisasi kekerasan seksual. Merayakan bebasnya pedangdut Saipul Jamil setelah lima tahun mendekam di penjara bukan perkara sembarangan. Perilaku ini lama kelamaan bisa membuat 'pemakluman' atas kekerasan seksual terhadap dua remaja yang dilakukannya," tulis Najwa Shihab di laman Instagramnya.

5. Gus Miftah

Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, Gus Miftah, juga mengkritik perayaan terhadap dibebaskannya Saipul Jamil. Bahkan, dalam unggahannya di Instagram, Gus Miftah dengan tegas menyebut bahwa Saipul Jamil adalah pelaku pelecehan seksual, bukan korban, yang tidak perlu disambut kebebasannya.

"Saya khawatir perilaku berlebihan keluar dari penjara dengan kasus yang tidak senonoh, kasusnya akan dianggap biasa dan akan terjadi pemakluman. Dan ini adalah sebuah kekalahan. Kalah karena nggak punya rasa malu, kalah karena bangga dengan dosa. Ingat, Anda pelaku bukan korban!" tulis Gus Miftah di laman Instagramnya.

Tidak hanya kelima tokoh di atas, penolakan juga dilayangkan beberapa artis lainnya seperti Ari Lasso, Soleh Solihun, hingga Hesti Purwadinata. []