Entertainment

Artis FTV Babak Belur Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Begini Kronologinya

Artis FTV dikeroyok ditempat hiburan malam


Artis FTV Babak Belur Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Begini Kronologinya
Ilustrasi alami kekerasan (pexels.com)

AKURAT.CO, Seorang artis FTV berinisial DPA bersama teman prianya, MR, berikut dua orang lainnya, DP dan JDK, babak belur dikeroyok orang tak dikenal (OTK) di salah satu tempat hiburan malam, yang berada di Zentrum Kawasan Bogor Timur, Kota Bogor.

Peristiwa tidak menyenangkan itu terjadi pada Jum'at (14/1) kemarin.

Akibat kekerasan yang diterimanya itu, DPA mengalami luka memar di dada, pungung serta lecet di tangan.

baca juga:

Sedangkan MR mengalami luka pada bagian kepala belakang hingga mengalami sobek serta benjol dan wajahnya terdapat luka memar.

Sementara itu, DP mengalami luka sobek di bagian dalam hidung sebelah kanan dan pipi di kanan bengkak.

Sedangkan JDK, mengalami luka lebab di muka kanan, bengkak-bengkak juga terdapat di bagian tangan dan kakinya.

Ia menceritakan, pada awalnya ia bersama tiga rekannya menuju cafe atau tempat hiburan malam (THM) di Zentrum.

Terkait kejadian tersebut, MR menceritakan bahwa pada saat itu mereka hendak datang ke tempat hiburan malam.

Namun karena tempat itu sudah penuh, mereka pun memutuskan untuk pulang kembali.

Saat hendak pulang, MR melihat temannya sedang beradu argumen dengan orang yang tidak dikenal, ia pun mencoba melerai agar tidak terjadi perkelahian.

Sayangnya, cek-cok pun tidak dapat dilerai sehingga mereka terlihat dalam perkelahian.

"Kejadiannya sekitar pukul 2.45 dini hari, saya hendak pulang lewat lorong di Zentrum, namun teman saya sedang adu argumen dengan orang tak dikenal (OTK). Saya coba melerai namun temen saya coba buat maju lagi, tiba-tiba datang satu orang tak dikenal lainnya menarik saya dan tiba-tiba mukul saya dibagian dada," ujar MR seperti dikutip AKURAT.CO, Senin (17/1).

"Disitu saya coba membela diri, namun saya malah diserang, dan disitu saya dikeroyok," lanjutnya.

Perkelahian antara mereka sempat berhenti karena berhasil dipisahkan oleh satpam setempat.

Namun, torang tak dikenal lainnya tiba-tiba menyerang MR.

"Datang lagi satu orang tak dikenal keluar dari Zentrum tiba-tiba ngehajar saya dan membenturkan kepala saya ke tembok sebanyak lima kali," jelasnya.

Melihat kejadian itu, DPA, DP, dan JDK mencoba menghentikan orang tersebut yang menyerang MR.

Sayangnya, mereka juga mendapat perlakuan yang sama dari orang tak dikenal tersebut.

Setelah kejadian itu, mereka kemudian membuat laporan ke pihak kepolisian Polresta Bogor Kota. Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar, membenarkan bahwa ada laporan masuk ke Polresta Bogor Kota pada tanggal 15 Januari 2022 terkait peristiwa pengeroyokan di Zenthrum.

"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan Reskrim untuk mengumpulkan saksi-saksi dan bukti. Keterlibatannya seperti apa," ucap Iptu Rachmat Gumilar.[]