News

Arteria Dahlan Pongah, Tenggelamkan PDIP!

Buntut Arteria minta Jaksa Agung mencopot kepala Kejaksaan Tinggi yang berbicara bahasa Sunda dalam rapat


Arteria Dahlan Pongah, Tenggelamkan PDIP!
Arteria Dahlan (tengah) (AKURAT.CO/Bayu Primanda)

AKURAT.CO- Publik di dunia maya dibuat heboh terkait pernyataan Arteria Dahlan yang dinilai rasis. Warganet ramai membahas pernyataan Arteria hingga muncul dua tagar yang menjadi trending topik di Twitter, yakni tagar "Arteria Dahlan" dan "Tenggelamkan".

Sebelumnya, Arteria meluapkan kemarahan karena ada kepala Kejaksaan Tinggi yang berkomunikasi menggunakan bahasa Sunda ketika rapat dengan pendapat dengan Komisi III DPR.

Arteria selaku anggota Komisi III bahkan meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot kepala Kejaksaan Tinggi yang berbicara dengan bahasa Sunda tersebut.

baca juga:

"Ada kritik sedikit, Pak JA (Jaksa Agung), ada Kajati Pak, yang dalam rapat dalam raker (rapat kerja) itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti Pak itu," ucap Arteria dalam rapat yang berlangsung di Ruang Komisi II, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/1) lalu.

Menanggapi pernyataan Arteria itu, netizen beramai-ramai mengecam. Tagar "Arteria Dahlan" dan "Tenggelamkan" menggema pada Kamis pagi ini. Pantauan redaksi, dua tagar ini disinggung lebih dari 29 ribu kali oleh pengguna Twitter.

"Kau itu cuma anggota DPR, gak punya hak untuk menyuruh Jaksa Agung memecat Kejati hanya karena berbicara bahasa Sunda di rapat. Memangnya kau pikir bicara dengan bahasa Sunda adalah suatu tindak kejahatan. Saya yakin, kau tak sepintar penampilan kau," cuit @ZainalAbdiAlam4.

"Baru jadi anggota DPR saja kau pongah sekali! Lihat berapa lama lagi kau bisa bertahan," tulis akun @RSongisewu.

Netizen lain menyinggung PDIP, partai bernaung Arteria Dahlan. Mereka meminta PDIP memecat Arteria.

"Pecat Arteria Dahlan, kalo parpol dan lembaga negara melindungi, wajib dibubarkan," ucap @andikosong70

"Partainya apa? Tenggelamkan di Jabar," sahut @KangAde79372105

"Kayaknya bakal di #Tengelamkan_PDIP di bumi Pasundan," ujar @ObengImam

"Tenggelamkan orang dan partainya," tulis akun @vatony_11p.[]