News

Arswendo Sebut Foto Perempuan Berwajah Bonyok Bukan Ratna Sarumpaet


Arswendo Sebut Foto Perempuan Berwajah Bonyok Bukan Ratna Sarumpaet
Foto Fadli dan Ratna (Twitter/Fadlizon)

AKURAT.CO, Sejak kabar penganiayaan yang menimpa aktivis Ratna Sarumpet mencuat pada Senin (1/10) marak beredar foto Ratna Sarumpaet yang wajahnya tampak bonyok. Pro dan kontra di lini masa twitter pun berseliweran.

Seniman Arswendo Atmowiloto turut mengkomentari foto - foto tersebut. Dia membagikan cuitan akun @makLambeturah yang menunjukan dua foto Ratna Sarumpaet. Salah satu pose tampak seorang wanita dengan wajah bengkak berdiri bersisian dengan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

Arswendo menyebut wanita yang berpose dengan politisi Gerindra itu bukanlah Ratna Sarumpet. Dia mengatakan bahasa tubuh wanita tersebut sangat kaku dan terlihat kikuk saat berfoto, tidak seperti ekspresi Ratna Sarumpaet pada foto yang lainya. 

"Bahasa tubuh perempuan di samping FZ bukan Ratna S. Yg takut pada kamera. Tubuhnya, tangannya, malu. Bandingkan Saja..." cuitnya melalui akun [email protected]_ atmo pada Selasa (2/10) malam.

Foto wanita yang dikalim sebagai Ratna Sarumpet itu juga diunggah oleh Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, dia menyebut wanita tersebut adalah Ratna Sarumpaet pasca penganiyaan yang dialaminya.

"Alhamdulillah, saat ini update terbaru. @fadlizon sdh bertemu @RatnaSpaet" cuit Ferdinand.

Sebelumya dokter Tompi juga mepertanyakan kebenaran kabar penganiyaan tersebut.

"Spekulasi netijen berkembang ttg kondisi @RatnaSpaet , ada yg menduga itu bukan dihajar tp bagian proses pasca operasi. Entahlah..." tulis Tompi diakun Twitternya @dr_tompi Selasa (2/10) malam.

Tompi berharap kebenaran dari kabar pengeroyokan Ratna Sarumpaet ini segera diungkap oleh pihak berwajib. Dia mengatakan bila kabar itu benar adanya dia meminta kepada aparat kepolisian untuk menghukum berat para pelakunya.

"Semoga kebenaran terungkap. Kl emang ada orng jahat menghajar—HUKUM ! Kl memang ada yg membodohi rakyat dg info palsu —-HUKUM," tegasnya.[]