Olahraga

Arif Dikalahkan Pemanah Jerman, Satu Lagi Atlet Panahan Kandas

Arif Dwi Pangestu adalah pemanah termuda di Olimpiade Tokyo 2020 dengan usia 17 tahun.


Arif Dikalahkan Pemanah Jerman, Satu Lagi Atlet Panahan Kandas
Tim panahan beregu putra Indonesia, Riau Ega Agatha, Arif Dwi Pangestu, dan Bagas Prastyadi saat turun di babak eliminasi Olimpiade Tokyo 2020 menghadapi Inggris di Yumenoshima Final Field, Senin (26/7). (NOC INDONESIA)

AKURAT.CO, Satu lagi wakil Indonesia di cabang panahan gugur. Atlet yang turun di nomor perorangan putra, Arif Dwi Pangestu, terhenti di babak 64 besar selepas kalah dari wakil Jerman, Florian Kahllund.

Bertanding di Yumenoshima Park, Tokyo, Jepang, Selasa (27/7), Arif mesti mengakui keunggulan Kahllund dengan skor akhir 6-2. Rinciannya adalah Kahllund menang dengan skor 28-24, 26-28, 28-24, dan 27-25.

Dengan hasil ini, kontingen panahan Indonesia tinggal menyisakan tiga atlet lagi. Yakni dua di nomor perorangan putra melalui Riau Ega Agatha Salsabila dan Alviyanto Prastadi serta satu dari nomor perorangan putri atas nama Diananda Choirunisa.

Riau dijadwalkan menghadapi wakil Australia, David Barnes, di bagan undian empat. Sementara Alviyanto akan turun menghadapi wakil Australia lainnya, Taylor Worth, juga di bagan undian empat.

Adapun Diananda bersiap menghadapi wakil Denmark, Maja Buksbjerg Jager, di babak 64 besar. Ini adalah kesempatan kedua Diananda setelah sebelumnya ia terhenti di babak perempat final beregu campuran ketika berduet dengan Riau Ega.

Panahan sebenarnya datang ke Tokyo dengan keyakinan bisa membawa pulang medali. Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) bahkan sempat mencanangkan bahwa panahan berpeluang meraih emas.

Semula harapannya adalah di nomor beregu campuran dan beregu putra. Namun, selain beregu campuran terhenti di perempat final, beregu putra juga kalah di delapan besar selepas kalah dari Inggris Raya.

Indonesia sebenarnya sempat mencuri perhatian ketika beregu campuran mengalahkan pemanah ranking satu dunia asal Amerika Serikat, Mackenzie Brown/Brady Ellison, di babak perdelapan final. Namun, Riau/Diananda gagal melanjutkan sukses itu di perempat final saat menghadapi wakil Turki, Mete Gazoz/Yasemin Anagoz.

Sejauh ini, Korea Selatan mendominasi perolehan medali di cabang panahan Olimpiade Tokyo. Mereka menyapu emas di nomor beregu dan kini tinggal memanfaatkan peluang di nomor perorangan.

Negara lain yang meraih medali adalah Chinese Taipei, Tim IOC-Rusia, serta Belanda untuk medali perak. Sementara perunggu diraih oleh tuan rumah Jepang, Jerman, serta Meksiko.[]