News

Akademisi: Gelar HC Teologi Islam kepada Bung Karno Bentuk Pengakuan Sarjana Muslim

Penganugerahan gelar HC ini merupakan recognisi kalangan sarjana Muslim


Akademisi: Gelar HC Teologi Islam kepada Bung Karno Bentuk Pengakuan Sarjana Muslim
Wakil Rektor UIN Jakarta Arief Subhan (Tangkapan Layar)

AKURAT.CO, Wakil Rektor UIN Jakarta Arief Subhan menguak fakta keterkaitan historis antara UIN Jakarta dengan Bung Karno. Hal itu Arief sampaikan saat menjadi pembicara pada acara Ngaji Bung Karno yang diselenggerakan Megawati Institute bertema Pidato Doktor Honoris Causa (HC) di IAIN Jakarta (1964) 'Temukan Api Islam', Jumat (23/4/2021).

Arief mengatakan Bung Karno mendapat gelar HC dari UIN Jakarta. Itu adalah gelar HC ke-24. 

Pada 2 Desember 1964 Bung Karno berpidato atas penganugerahan gelar HC di Istana Negara. Keputusan Senat untuk penganugerahannya ditetapkan pada 2 September 1964 di Kampus IAIN Jakarta.

Manurut Arief, HC kepada Bung Karno menarik karena gelar yang diberikan dalam bidang Teologi Islam. Di IAIN Jakarta saat itu, bidang Teologi Islam sangat berpengaruh terutama lewat Guru Besarnya almarhum Harun Nasution yang mempromosikan Islam rasional di Indonesia.

"Penganugerahan gelar HC ini merupakan recognisi kalangan sarjana Muslim, tempat dimana pengkajian terhadap pemikiran Bung Karno diselenggarakan," kata Arief.

Lebih jauh, Arief mengatakan, bagi UIN Jakarta sendiri memiliki keterkaitan historis. Karena 38 tahun kemudian, tepatnya 2002 pada IAIN Jakarta menjadi UIN yang ditandatangani Presiden RI Megawati Soekanoputri. 

"Tahun 64 Bung Karno pidato, 38 tahun kemudian IAIN mengalami transformasi menjadi universitas seperti sekarang ini dengan prodi yang banyak," kata Arief.

Dalam pidato itu, Bung Karno menyampaikan topik pidato yang sangat menarik soal Islam. Bahkan hingga kini topik yang disampaikan Bung Karno masih sangat relevan. []