News

Arab Saudi Setujui Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Anak Usia 5-11 Tahun, Dijamin Aman dan Efektif

Arab Saudi memutuskan menyetujui vaksin untuk anak-anak berdasarkan data Pfizer yang menunjukkan kalau vaksinnya memenuhi persyaratan regulasi khusus.


Arab Saudi Setujui Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Anak Usia 5-11 Tahun, Dijamin Aman dan Efektif
Data Pfizer yang menunjukkan kalau vaksinnya memenuhi persyaratan regulasi khusus yang menjamin keamanan dan kemanjurannya untuk diberikan kepada anak usia 5-11 tahun. (Foto: Delaware.gov) ()

AKURAT.CO Otoritas Makanan dan Obat-obatan Arab Saudi (SFDA) pada Rabu (3/11) menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech untuk anak-anak usia 5-11 tahun.

Dilansir dari Arab News, banyak negara telah menyetujui pemberian vaksin bagi anak usia 12 tahun ke atas. Kini, perhatian beralih dengan mengikutsertakan anak-anak yang lebih kecil, sesuai penelitian tentang keamanan dan manfaatnya.

Pekan lalu, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengirimkan survei kepada orang tua untuk meminta pandangan mereka tentang vaksinasi untuk anak-anak yang lebih kecil. Sementara itu, SFDA memutuskan menyetujui vaksin untuk anak-anak berdasarkan data Pfizer yang menunjukkan kalau vaksinnya memenuhi persyaratan regulasi khusus.

baca juga:

Menurut ahli epidemiologi Arab Saudi, penelitian global belum mendeteksi komplikasi parah atau tak terduga akibat vaksinasi pada kelompok usia 5-11 tahun. Artinya, vaksin tersebut aman dan efektif bagi anak-anak agar bisa kembali masuk sekolah dan melanjutkan aktivitas normal sehari-hari. Selain itu, vaksin tersebut dapat mengurangi risiko mereka menyebarkan penyakit ke keluarga mereka.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa ratusan ribu anak-anak umur 5-11 tahun telah divaksin Covid-19 tanpa menunjukkan komplikasi apa pun. Mereka divaksin sebelum ada izin dari lembaga medis internasional yang terakreditasi, di mana para dokter elite, dengan pengalaman luas dalam menangani epidemi dan gejala serta vaksinasi anak-anak, bekerja," terang Nezar Bahabri, kepala Saudi Society for Medical Microbiology and Infectious Diseases di Jeddah.

Ia menegaskan kalau semua bukti ilmiah dan eksperimental telah diperiksa para dokter spesialis di Arab Saudi sebelum menyimpulkan.

"Anak-anak perlu kembali masuk sekolah. Mereka cenderung spontan berbaur dan bermain bersama. Jika ada satu yang terinfeksi virus, ia dapat dengan mudah menularkannya ke seluruh kelas. Dari sana, virus menyebar ke seluruh keluarga, termasuk orang tua dan masyarakat. Ini berarti Anda harus memberikan perhatian penuh pada kelompok usia yang lebih muda ini," ungkap Bahabri.

Jadi, meski risiko yang ditimbulkan Covid-19 pada anak-anak dan remaja relatif rendah dibandingkan kelompok usia lainnya, vaksinasi tetap penting untuk melindungi mereka dari varian baru dan mengurangi risiko penyebaran penyakit.

Baca juga: Badan Pengawas Obat AS Dukung Penggunaan Vaksin Pfizer untuk Anak Usia Lima Tahun

"Kita semua takut jika salah satu dari anak kita sakit, meski hanya sehari. Bagaimana jika ada varian baru yang menyebabkan penyakit dengan kerusakan signifikan? Penelitian terbaru menunjukkan keamanan vaksinasi dan kemanjurannya dalam mengurangi infeksi anak-anak dari kelompok usia ini," pungkasnya.[]