Lifestyle

Arab Saudi Larang Warganya Ke Indonesia, Berdampak Pada Pariwisata ?

Pemerintah Arab Saudi telah melarang warganya untuk bepergian ke Indonesia, hal ini bisa berdampak pada pariwisata dan bisnis Arab Saudi - Indonesia


Arab Saudi Larang Warganya Ke Indonesia, Berdampak Pada Pariwisata ?
Penumpang Arab Saudi tiba di bandara Internasional Raja Khaled di ibu kota Riyadh, 17 Mei 2021 (AFP)

Diaa mengaku Kemlu telah menyampaikan ke Saudi agar mereka meninjau kembali kebijakan tersebut.

Saat ditanya lebih lanjut apakah sudah ada respons dari pihak Saudi, Faizasyah mengaku belum mendapat info terbaru.

Sementara itu, Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Eko Hartono, mengatakan hubungan Arab Saudi dan Indonesia bisa terganggu akibat larangan bepergian ini.

baca juga:

"Ini cukup ganggu upaya hubungan bilateral terutama di bidang bisnis dan pariwisata," ujar Eko melalui pesan singkat kepada wartawan pada Senin (23/5) malam.

Menurut Eko, alasan Covid-19 sudah tak relevan lagi sebagai alasan larangan bepergian ke Indonesia.

"Padahal dunia tahu bahwa kasus Covid-19 di kita (Indonesia) sudah baik penanganannya. Mereka (Arab Saudi) juga punya Kedubes di Jakarta yang bisa yang bisa pantau soal ini," lanjut Eko.

Saat Jawazat menyampaikan aturan barunya, kasus Covid-19 di Indonesia justru sedang mengalami penurunan. 

Dilansir dari laman Worldometers, Indonesia pada Sabtu mencatat tambahan kasus sebanyak 263, dengan 6 kematian baru. 

Pada Minggu (22/5), kasus harian tambahan menurun menjadi 227, dan 3 kematian baru. Pada Senin, jumlah total  kasus di Tanah Air adalah 6.052.764, dengan kasus tambahan mencapai 127, dan 12 kematian baru.

Sebagai perbandingan, Arab Saudi, pada Sabtu membukukan kasus baru sebanyak 411, dan 1 kematian. 

Pada Minggunya, kasus baru terpantau naik menjadi 467, dan 2 kematian baru. 

Secara total, pada Senin, kasus infeksi total di Saudi mencapai 763.692, dengan 650 kasus tambahan, dan 1 kematian baru.