News

Arab Saudi Kembali Buka Ibadah Haji, Menag: Alhamdulillah Jemaah RI Bisa Berangkat

Menag Yaqut Cholil Qoumas menyambut baik atas pengumuman terbaru dari Kerajaan Arab Saudi bahwa penyelenggaraan ibadah Haji 1443 H dibuka kembali.

Arab Saudi Kembali Buka Ibadah Haji, Menag: Alhamdulillah Jemaah RI Bisa Berangkat
Sebuah gambar dari Kementerian Arab Saudi tertanggal 31 Juli 2020, menunjukkan para jemaah yang berkeliling di sekitar Kakbah di Masjidil Haram, Mekkah (Arab News)

AKURAT.CO, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyambut baik atas pengumuman terbaru dari Kerajaan Arab Saudi bahwa penyelenggaraan ibadah Haji 1443 H dibuka kembali. Adapun kuota jamaah yang akan diberikan mencapai 1 juta.

"Syukur alhamdulillah, jemaah Haji Indonesia bisa berangkat tahun ini. Ini kabar yang sangat ditunggu jemaah Haji di tanah air," ujar Menag Yaqut di Jakarta, Sabtu (9/4/2022).

Menag mengatakan, batalnya pemberangkatan jemaah Haji Indonesia dalam dua tahun terakhir telah menyebabkan kerinduan mendalam jemaah Indonesia untuk ke Tanah Suci.

baca juga:

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Saudi yang memberi kesempatan tahun ini bagi jemaah Indonesia untuk memenuhi panggilan beribadah Haji," tuturnya.

Pria yang akrab disapa GusMen ini menegaskan, berapapun kuota yang diberikan untuk Indonesia, pemerintah akan siap menyelenggarakan Haji. Sebab, persiapan dengan berbagai skenario pemberangkatan telah dilakukan selama ini.

"Kita akan optimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap," tegasnya.

Hal senada disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief. Menurutnya, kepastian adanya keberangkatan jemaah dari luar Saudi ini telah membuka seluruh simpul persiapan penyelenggaraan yang selama ini terus dilakukan pihaknya.

"Ini kabar gembira. Kepastian adanya kuota ini akan segara kami tindaklanjuti dengan finalisasi sejumlah langkah taktis yang telah dilakukan," ucapnya.

"Persiapan layanan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, akan segera difinalkan," sambungnya.