Tech

Apple Bayar Denda Rp13,9 Triliun Kepada Samsung, Ini Penyebabnya


Apple Bayar Denda Rp13,9 Triliun Kepada Samsung, Ini Penyebabnya
Apple gunakan panel OLED dari Samsung untuk produk iPhone. (Ubergizmo)

AKURAT.CO Apple siap meluncurkan smartphone yang paling ditunggu tahun ini, iPhone 12 Series. Namun, sejumlah masalah finansial menghadang Apple. Menurut Display Supply Chain Consultants, lembaga analis independent, Apple telah membayar US $950 juta (sekitar Rp13,9 triliun) kepada Samsung.

Penyebabnya, Apple gagal memenuhi perjanjian penjualan bersama display OLED yang telah disepakati kedua belah pihak. Fakta di lapangan, Apple tidak mampu memasarkan layar OLED kepada konsumennya. Hal tersebut kontras dengan pencapaian Samsung. Sebagai pengembang, Samsung berhasil mendapatkan income terbesar dari penjualan layar OLED.

Pandemi COVID-19 disebut-sebut menjadi akar penyebab berkurangnya penjualan Apple. Karena pandemi, banyak unit bisnis ditutup secara global. Toko-toko ritel Apple di Amerika Serikat dan juga di negara-negara lain di seluruh dunia ditutup selama beberapa bulan belakangan ini.

Keadaan semakin parah kala kerusuhan dan aksi demonstrasi #BlackLiveMatters pecah di Amerika Serikat. Hingga kini, beberapa toko di seantero AS masih beum beroperasi.

Selain pandemi, alasan kedua Apple tidak memenuhi perjanjian adalah kurangnya penjualan iPhone 11 dan seri di bawahnya. Pada bulan April, Apple melaporkan pendapatan hanya US $58,3 miliar. Sebagai perbandingan, angka tersebut tidak terpaut jauh dengan hasil penjualan iPhone tahun lalu yang menyentuh angka US $58 miliar.

Ini bukan pertama kalinya Apple gagal menjalin kerjasama dengan Samsung. Pada 2019 lalu, Apple harus membayar US $683 juta kepada Samsung lantaran tidak memenuhi target pembelian dan penjualan display serupa.

Semua tahu, Samsung merupakan produsen display OLED terbaik. Sayangnya, harga display tersebut tergolong mahal. Ke depan, Apple berencana menggunakan BOE untuk display iPhone masa depan.

Azhar Ilyas

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu