Ekonomi

APINDO Yakini Pos Indonesia Tak Bangkrut, Hanya Bisnisnya Telah Terdisrupsi 


APINDO Yakini Pos Indonesia Tak Bangkrut, Hanya Bisnisnya Telah Terdisrupsi 
Pekerja membersihkan Kantor Regional IV PT. Pos Indonesia (Persero) di Jln. Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (6/2/2019). Meskipun sejumlah pekerja dari Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPIKB) menggelar aksi demo aktivitas pengiriman tetap berjalan. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meyakini PT Pos Indonesia (Persero) tidak berada di ambang kebangkrutan. Hanya saja, BUMN yang bergerak di bidang jasa kurir, logistik, dan transaksi keuangan ini diakui telah mengalami disrupsi dari segi lini bisnisnya.

"Saya rasa enggak (bangkrut) lah. Saya enggak tahu persis dan mendalami betul. Tapi harusnya kalau dari segi lini bisnisnya memang kena disruption," ucap Ketua Umum Apindo Hariyadi B Sukamdani saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Apalagi, kata Hariyadi, PT Pos Indonesia selama ini memiliki aset yang cukup banyak. Sehingga, ia meyakini jika berada di tangan manajemen yang handal, kebangkrutan tidak akan terjadi.

"Tapi jangan lupa Pos Indonesia punya asetnya banyak. Jadi kalau di tangan manajemen yang handal mestinya sih enggak. Kan bisa cari jalan lagi," jelasnya. 

Meski demikian, kata Hariyadi, kalangan pengusaha hingga saat ini masih banyak yang memanfaatkan layanan dari PT Pos Indonesia. Mulai dari jasa kurir, logistik, hingga transaksi keuangannya.

"Hanya saja, dia harus berubah mengikuti persaingan, mulai dari sistemnya, teknologinya. Diversifikasi bisnis lah," pungkasnya. []