Ekonomi

Apindo Khawatir Pindahnya Ibu Kota Negara Bakal Bernasib Sama Seperti IPTN


Apindo Khawatir Pindahnya Ibu Kota Negara Bakal Bernasib Sama Seperti IPTN
Jakarta (Dentons)

AKURAT.CO Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B Sukamdani berharap, pemindahan Ibu Kota Indonesia nantinya tidak bernasib sama seperti saat pemerintah gencar mengembangkan industri pesawat di dalam negeri pada tahun 1985.

Saat itu, pemerintah sudah rela merogoh kocek anggaran negara cukup besar untuk membangun Industri Pesawat Terbang Nasional (IPTN). Sayangnya, saat pergantian pemerintahan, IPTN yang sudah berganti nama menjadi PT Dirgantara Indonesia tersebut tidak diteruskan oleh presiden selanjutnya.

“Jangan sampai nanti masalah ibu kota seperti itu. IPTN industri pesawat dulu biaya yang kita keluarkan berapa banyak. Tapi karena terjadi pergantian pemerintahan enggak diteruskan, lalu itu bagaimana? Investasi sudah dikelaurkan sedemikian banyak,” ucapnya saat ditemui di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Oleh karenanya, pemerintah perlu membuat suatu jaminan jangka panjang berupa payung hukum yang kuat. Apalagi, pemerintah sudah tidak lagi mengacu pada Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang ditetapkan oleh MPR untuk jangka waktu lima tahun. 

“Jangan sampai nanti sudah diputuskan, ke depannya enggak jalan. Kelemahan kita sekarang tidak punya GBHN seperti dulu,” katanya sembari mengingatkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Apindo menyambut baik rencana pemerintah memindahkan ibu kota dari Jakarta. Pasalnya, langkah ini bisa membuat pertumbuhan di daerah-daerah semakin merata.

Namun, hal yang perlu diingat pemerintah dalam merealisasikan pemindahan ibu kota adalah sifatnya yang tergolong ke dalam jangka panjang. Di mana memerlukan persiapan dari segi tata ruang, dana, kesiapan daerah, dan lainnya.[]