Olahraga

APG Solo dan Desentralisasi Perhelatan Internasional ke Penjuru Kepulauan Indonesia

Eksistensi Solo sebagai penyelenggara APG 2022 menyiratkan sinyalemen bahwa perhelatan internasional kini bisa di lakukan di penjuru Kepulauan Indonesia.

APG Solo dan Desentralisasi Perhelatan Internasional ke Penjuru Kepulauan Indonesia
Suasana pesta kembang api pada acara penutupan ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (6/8). (ANTARA/Maulana Surya)

AKURAT.CO, Berakhirnya ASEAN Para Games (APG) Solo 2022 bukan saja menjadi kesuksesan Indonesia mempertahankan status sebagai juara umum. Lebih dari itu, eksistensi Solo sebagai penyelenggara APG menyiratkan sinyalemen bahwa perhelatan internasional kini bisa menyebar ke berbagai penjuru Kepulauan Indonesia.

Resmi ditutup oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (6/8), lalu, APG menjadikan Solo sebagai kota yang mumpuni menyelenggarakan pesta multicabang selain Jakarta. Kata kunci utama keberhasilan tersebut adalah infrastruktur yang mumpuni.

Pada dasarnya, Solo siap menerima APG 2022 dalam waktu yang terbilang singkat sebagai limpahan Vietnam pada awal tahun ini karena arena pertandingan yang sudah tersedia.

baca juga:

Stadion Manahan sebagai venue utama sudah direnovasi untuk kepentingan Piala Dunia U-20 2023 sejak tiga tahun lalu. Juga keberadaan Stadion Jatidiri di Semarang berikut GOR dan lapangan kolam renangnya yang menjadi arena akuatik APG 2022.

Untuk membentangkan lebih besar lagi, Indonesia kini punya kompleks olahraga berstandar internasional di sejumlah tempat. Di Papua, misalnya, ada Stadion Lukas Enembe yang berkapasitas lebih dari 40 ribu orang di dalam kompleks olahraga yang menjadi arena untuk PON Papua 2021.

Untuk stadion sepakbola, Piala Dunia U-20 setidaknya sudah menyediakan enam stadion berstandar internasional. Selain Stadion Manahan, ada Jakabaring (Palembang), Gelora Bandung Lautan Api (Bandung), Gelora Bung Tomo (Surabaya), Kapten I Wayan Dipta (Bali), serta Gelora Bung Karno (Jakarta).

Patut dicatat juga stadion baru bertaraf internasional di utara Jakarta dengan arsitektur modern, Jakarta International Stadium (JIS). JIS kini bisa digunakan untuk pertandingan internasional di samping GBK yang merupakan stadion nasional.

Di cabang olahraga non-olimpik, Indonesia kini punya sirkuit MotoGP. Terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, sirkuit yang diberinama Sirkuit Internasional Jalan Raya Mandalika Pertamina itu bahkan sudah menggelar debut MotoGP pada Maret tahun ini.

Dan tahun depan akan menjadi tahun yang besar bagi dunia olahraga Indonesia karena negara dengan penduduk lebih dari 260 juta jiwa ini akan menyambut kesebelasan dari seluruh dunia yang tampil di Piala Dunia U-20 2023.[]