News

Apes! Bawa Kabur 2 Truk Ekspedisi, Eh Malah Ketangkap di Tol Cikampek

Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang berhasil mengamankan dua pria pencuri truk milik salah satu perusahaan ekspedisi di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang


Apes! Bawa Kabur 2 Truk Ekspedisi, Eh Malah Ketangkap di Tol Cikampek
Ilustrasi Truk (Bisnis.com)

AKURAT.CO Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang berhasil mengamankan dua pria pencuri truk milik salah satu perusahaan ekspedisi di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin.

Kedua pria berinisial K (45) dan S (36) diringkus di Tol Cikampek arah menuju Indramayu oleh petugas patroli jalan raya (PJR) yang telah berkoordinasi dengan Polsek Tanah Abang sebelumnya. 

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka pencurian dengan pemberatan. Saat ini, keduanya telah ditahan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Polsek Metro Tanah Abang. Sementara dua truk yang sempat dibawa kabur berhasil diamankan sebelum dijual ke pihak lain. 

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Haris Akhmad menjelaskan, aksi pencurian itu bermula saat kedua tersangka melihat ada peluang membawa kabur dua truk yang terparkir di parkiran sebuah Kantor Ekspedisi, Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Keduanya, kata dia, sudah memantau truk tersebut hari-hari sebelumnya. 

"Memang sudah dipantau bahwa truk sudah selesai bekerja sekitar Magrib. Truk ini diparkir di sekitar halaman kantor ekspedisi, memang tidak ada pagarnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Haris Akhmad, Jakarta, Rabu (27/10/2021). 

Selain mengamati kondisi truk, kedua penjahat itu rupanya juga sudah memantau situasi sekitar. Termasuk aktivitas petugas keamanan perusahaan ekspedisi tersebut. 

"Sehingga dengan cukup leluasa mereka melakukan pencurian dengan cara merusak lubang kunci pintu maupun lubang kunci untuk setir," ujarnya. 

Truk curian itu sempat dibawa kabur ke arah Jawa Barat, mereka hendak menuju Indramayu. Dia mengatakan, salah satu dari dua pria itu, merupakan residivis yang tercatat pernah melakukan hal yang sama dengan daerah operasi sekitar Tanah Abang. 

"Kerugian 1 unit truk mencapai ratusan juta. (truk) Ini milik salah satu perusahaan ekspedisi di Tanah Abang," katanya.