Lifestyle

Skoliosis Bahayakah Bagi Ibu Hamil?

Perempuan dengan skoliosis tidak memiliki masalah serius saat hamil dan melahirkan.Bahkan kondisi janinnya pun akan tetap baik-baik saja.


Skoliosis Bahayakah Bagi Ibu Hamil?
Ibu hamil pengidap skoliosis

AKURAT.CO, Skoliosis adalah kelainan tulang belakang yang menyebabkan poros tengah tulang belakang agak melengkung ke kiri atau ke kanan dengan sendi yang berputar. Berat ringannya skoliosis tergantung dari derajat kelengkungan tulang, yaitu ringan (kurang dari 20 derajat), sedang (20-40 derajat), dan berat (lebih dari 40 derajat).

Jika kamu menderita skoliosis dan sedang hamil, kamu mungkin bertanya-tanya apakah skoliosis akan mengganggu kehamilan atau persalinanmu? Kabar baiknya, kebanyakan perempuan dengan skoliosis tidak memiliki masalah serius saat hamil dan melahirkan.

Secara umum, perempuan hamil akan mengalami nyeri punggung. Akan tetapi, perempuan dengan skoliosis apalagi yang sudah dikategorikan berat atau melibatkan pinggul, panggul atau bahu akan mengalami ketidaknyamanan ekstra dibandingkan ibu hamil tanpa masalah tulang belakang. Misalnya, nyeri punggung bawah, kesulitan menahan beban hingga masalah pernapasan terutama di trisemester kehamilan.

Beruntungnya, kondisi ini tidak akan mempengaruhi kondisi bayi dalam rahim. Jadi, Bunda hanya perlu melakukan beberapa tindakan untuk mengatasinya. Pertama, kamu bisa melakukan olahraga peregangan otot-otot pinggang dan sekitarnya, seperti yoga. Lakukanlah olahraga tersebut secara rutin dan tentu saja harus didampingi oleh ahlinya untuk alasan keamanan. Selain itu, olahraga berenang juga bisa mengatasi nyeri pinggang bagian bawah.

Ibu hamil pengidap skoliosis berat umumnya akan kesulitan menjaga keseimbangan postur tubuh yang miring, serta sulit bernapas karena terhambatnya gerakan rusuk dan berkurangnya kapasitas paru-paru. Untuk mengatasi hal ini, kamu juga wajib memperhatikan dan menjaga postur tubuhmu, baik saat duduk dan berdiri.

Pastikan kamu duduk di tempat yang nyaman dan memiliki sandaran. Hindari pula berdiri terlalu lama atau mengangkat beban berat. 

Apabila kondisi kamu sudah sangat menganggu? Segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui tindakan yang tepat.

Apakah skoliosis akan menurun pada anak?

Faktanya, tidak ada gen spesifik yang bertanggung jawab atas skoliosis. Sekitar 80 persen dari kasus skoliosis yang didiagnosis tidak memiliki penyebab tunggal. Mereka percaya bahwa faktor pemicu skoliosis adalah gaya hidup, lingkungan, postur tubuh, dan bahkan reaksi umum terhadap stres.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co