Olahraga

Apa Kata Media Asing Tentang Pembatalan Piala Dunia U-20 Di Indonesia?

Apa Kata Media Asing Tentang Pembatalan Piala Dunia U-20 Di Indonesia?
Laman situs The New Yorker yang memuat berita tentang pencabutan hak Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA. ()

AKURAT.CO, Kabar pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 oleh FIFA jelas menjadi salah satu kabar yang mendapat perhatian dunia. Sejumlah media asing terkemuka memberitakan kabar tersebut dengan nada yang sebenarnya tidak terlalu menuding Indonesia namun membawa-bawa persoalan Israel.

Media nasional Inggris, BBC, misalnya, mengatakan bahwa pencabutan ini dilakukan karena Gubernur Bali, I Wayan Koster, menolak tim Israel bermain di provinsinya. BBC bertumpu pada Koster sebagai pemicu meningkatnya gelombang penolakan.

“FIFA tahu keputusan apapun untuk melucuti hak ketuanrumahan Indonesia akan menimbulkan kontroversi besar tetapi mereka juga menyadari harus melakukan apapun unuk melindungi para pemain Israel dari potensi ancaman keamanan,” tulis BBC.

baca juga:

Media terkemuka Inggris lainnya, The Guardian, menulis judul “FIFA Mencabut Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023 di Tengah Pertikaian Soal Israel”. The Guardian juga menyebut Bali namun menyisipkan soal konservatifisme Islam dalam politik di Indonesia.

“Sebagian besar muslim Indonesia menjalanikan versi moderat Islam tetapi ada kemunculan konservatifisme dalam beberapa tahun terakhir yang merayap ke dalam politik,” tulis The Guardian.

Dari Amerika Serikat, The New York Times menyoroti lolosnya Israel ke Piala Dunia U-20 menjadi faktor yang menyebabkan pembatalan pesta olahraga junior terbesar di dunia tersebut. Surat kabar ini menyebut bahwa keberadaan Israel menciptakan dampak buruk di Indonesia.

“Israel lolos ke turnamen untuk kali pertama, tetapi hasil tersebut terbukti buruk di Indonesia, negara dengan mayoritas muslim terbesar, yang tidak punya ikatan diplomatik dengan Israel,” tulis The New York Times.

Adapun Al Jazeera menggambarkan pembatalan ini dengan menyebut penolakan Bali sebagai pulau yang mayoritas masyarakatnya beragama Hindu. Diawali dengan batalnya pengundian yang dijadwalkan di pulau tersebut.

“PSSI telah membatalkan pengundian pada hari Minggu, setelah gubernur pulau Bali yang Hindu menolak menuanrumahi Israel,” tulis Al Jazeera.

Sedangkan media yang berbasis di Singapura, Channel News Asia, mengatakan bahwa pembatalan Piala Dunia U-20 merupakan kemunduran bagi Indonesia. Terutama karena sepakbola adalah olahraga paling populer di Indonesia.

“Kehilangan hak tuan rumah akan menjadi kemunduran di Indonesia, di mana sepakbola memiliki pengikut yang masif, meski kurang kesuksesan internasional sejak lolos ke Piala Dunia 1938 sebagai Hindia Belanda,” tulis Channel News Asia.[]